☰
Kanal
✕

Rafael Espinoza Bertahan di Kelas Bulu demi Unifikasi dan Duel Lawan Inoue

Penulis: Hanif Rusli
31 Okt 2026, 20:37 WIB

Rafael Espinoza (kiri) dan Ricardo Blandon. (Foto: Fight TV)

Petinju Meksiko Rafael Espinoza memilih bertahan di kelas bulu (126 pound) demi mengejar pertarungan unifikasi gelar dan peluang menghadapi juara dunia asal Jepang, Naoya Inoue, pada 2027.

Espinoza akan mempertahankan gelar kelas bulu World Boxing Organization (WBO) melawan Ricardo Blandon dalam pertarungan 12 ronde di Kingdom Arena, Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (31/10).

Duel tersebut menjadi bagian dari rangkaian The Ring Mexico vs. The World yang dipuncaki pertarungan Saul “Canelo” Alvarez melawan Christian Mbilli.

Petinju dengan tinggi 185 sentimeter itu menganggap pertarungan melawan para pemegang gelar kelas bulu lainnya sebagai prioritas.

Ia juga melihat Inoue, petinju nomor satu dunia versi pound-for-pound The Ring, sebagai lawan yang bisa mengangkat posisinya dalam daftar tersebut.

“Saya ingin menunggu dan melihat apakah bisa menjalani pertarungan unifikasi. Ada juga pertarungan besar melawan Inoue. Saya pikir duel itu bisa membawa saya naik dalam peringkat pound-for-pound dunia, dan itulah impian saya,” kata Rafael Espinoza kepada The Ring.

“Itulah alasan saya bertahan di kelas 126 pound. Saya ingin menyatukan gelar, tetapi jika situasinya menjadi rumit atau unifikasi tidak bisa terlaksana, saya ingin naik ke kelas bulu junior atau 130 pound.”

Rafael Espinoza (28-0, 24 KO), yang menempati peringkat pertama daftar penantang kelas bulu The Ring untuk perebutan gelar yang masih kosong, akan kembali bertarung setelah hampir satu tahun absen.

Penampilan terakhirnya terjadi pada 15 November, ketika ia menghentikan Arnold Khegai pada ronde ke-11 di Meksiko.

Di kelas tersebut, Angelo Leo (26-1, 12 KO) memegang gelar Federasi Tinju Internasional (IBF), sedangkan Bruce Carrington (18-0, 10 KO), yang berada di peringkat kedua The Ring, merupakan juara World Boxing Council (WBC).

Gelar World Boxing Association (WBA) saat ini kosong setelah Brandon Figueroa gagal memenuhi batas berat menjelang pertahanan gelarnya melawan Tomoki Kameda pada 17 Oktober.

Inoue (33-0, 27 KO), juara sejati kelas bantam junior atau 122 pound, sebelumnya telah membuka peluang naik ke kelas bulu.

Namun, rencana tersebut kemungkinan bergantung pada kepastian pertarungan melawan Jesse “Bam” Rodriguez pada awal tahun depan.

Espinoza berharap bisa menghadapi salah satu dari tiga juara tersebut atau Inoue. Ia mengatakan akan menerima tawaran pertama yang datang untuk pertarungan unifikasi.

“Siapa pun yang lebih dahulu memberi saya kesempatan. Orang pertama yang mengatakan, 'Saya siap menyatukan gelar dengan Espinoza,' itulah yang saya inginkan. Karena itu, saya terus menjaga berat badan di kelas ini agar bisa menjalani pertarungan besar,” ujarnya.

Rafael Espinoza semula dijadwalkan menghadapi penantang wajib Lorenzo Parra (24-1-1, 18 KO) pada Sabtu. Namun, masalah dalam pemeriksaan medis prapertarungan membuat petinju Venezuela tersebut harus mundur.

Blandon, petinju berusia 34 tahun asal Managua, Nikaragua, datang dengan modal empat kemenangan beruntun setelah kalah angka mutlak dari Rene Alvarado pada Agustus 2024.

Dua dari empat kemenangan tersebut diraih atas petinju yang memiliki lebih banyak kekalahan daripada kemenangan.

Artikel Tag: naoya inoue, Rafael Espinoza

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru