Canelo Alvarez Desak Terence Crawford untuk Comeback Demi Laga Rematch
Canelo Alvarez vs Terence Crawford
Berita Tinju - Mantan raja pound-for-pound, Saul Canelo Alvarez, mendesak Terence Crawford untuk mengurungkan keputusannya pensiun dari kancah tinju profesional. Petinju asal Meksiko tersebut mengklaim bahwa laga ulang (rematch) antara dirinya dan Crawford merupakan pertarungan terbesar yang ada di dunia tinju saat ini.
Crawford memutuskan gantung sarung tinju pada Desember lalu usai mengukir rekor fantastis sebagai raja tak terkalahkan (undisputed) di tiga divisi berbeda. Pencapaian sejarah tersebut ia kunci usai menumbangkan Canelo Alvarez lewat kemenangan angka mutlak pada bentrokan kelas menengah super mereka. Kemenangan itu sekaligus mengukuhkan Crawford sebagai juara dunia lima divisi yang pensiun dengan rekor tak terkalahkan.
Kendati kerap dikaitkan dengan nama-nama seperti Jaron Ennis dan Ryan Garcia, Crawford belum menunjukkan minat untuk kembali bertarung. Namun, Canelo menegaskan bahwasanya ia sangat berhasrat menuntaskan dendam atas kekalahan sebelumnya.
Berbicara kepada Ring Magazine, Canelo menilai pertarungan pertama mereka berjalan lebih ketat dari yang terlihat dan meyakini dirinya telah menemukan kunci untuk mengalahkan 'Bud' Crawford jika laga ulang terwujud.
"Saya tahu apa yang terjadi dan saya tahu kesalahan saya. Crawford adalah petinju hebat. Saya berharap laga ulang ini terjadi. Jika tidak, saya tetap mendoakan yang terbaik untuknya. Namun saya sungguh berharap ini terjadi, kita membutuhkannya. Tidak ada pertarungan yang lebih besar dari ini," ujar Canelo.
Sebelum mewujudkan ambisi laga ulangnya, Canelo Alvarez terlebih dahulu harus fokus menghadapi pemegang sabuk kelas menengah super WBC, Christian Mbilli. Bentrokan tersebut dijadwalkan berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, pada 31 Oktober mendatang, dengan catatan situasi geopolitik di kawasan tersebut tetap memungkinkan.
Artikel Tag: saul canelo alvarez, Terence Crawford, Kelas Menengah Super, rematch, Christian Mbilli