UEFA Tolak Rencana Gianni Infantino, Ancam Boikot Piala Dunia
UEFA siap memboikot Piala Dunia jika FIFA tetap membuka kepemilikan investor. (Foto: David Balogh - UEFA/UEFA via Getty Images)
Berita Sepak Bola: UEFA secara bulat memutuskan menolak rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise, perusahaan baru bernilai 20 miliar dolar AS yang akan mengelola Piala Dunia dan berbagai kompetisi lainnya. Keputusan itu diambil dalam rapat darurat secara daring pada Kamis (30/7/2026), dengan seluruh 55 asosiasi anggota menyatakan siap memboikot seluruh ajang FIFA apabila proposal tersebut tetap diteruskan.
Dalam pernyataan resminya, UEFA menegaskan bahwa Piala Dunia bukan aset komersial yang bisa diperjualbelikan kepada investor swasta. Organisasi itu menilai turnamen paling bergengsi di dunia tersebut merupakan warisan sepak bola yang dibangun selama puluhan tahun oleh pemain, tim nasional, dan para pendukung di berbagai benua sehingga tidak boleh menjadi objek investasi.
Menurut laporan The Times, FIFA berencana mendirikan FIFA Forward Enterprise bersama bank asal Amerika Serikat, J.P. Morgan Chase. Perusahaan itu akan menawarkan hingga 20 persen kepemilikan kepada investor eksternal, sementara Presiden FIFA Gianni Infantino menawarkan paket pendanaan senilai 10 miliar dolar AS kepada 211 anggota FIFA sebagai insentif agar menyetujui proposal tersebut.
"UEFA dan 55 asosiasi anggotanya berdiri sebagai satu kesatuan. Kami dengan suara bulat dan tanpa keraguan menolak usulan FIFA untuk mengalihkan kepemilikan Piala Dunia dan kompetisi FIFA lainnya kepada investor swasta," tegas UEFA dalam pernyataan resminya.
"Begitu investor eksternal memiliki kepentingan dalam kompetisi FIFA, sepak bola akan berubah selamanya. Seluruh keputusan mengenai kalender internasional, format kompetisi, hingga masa depan olahraga ini tidak lagi ditentukan demi kepentingan sepak bola, melainkan demi kepentingan para pemegang saham. Model seperti ini tidak memiliki tempat dalam sepak bola dunia."
UEFA juga memperingatkan tidak akan ada tim nasional Eropa yang mengikuti kompetisi FIFA selama proposal tersebut masih dipertahankan. Organisasi itu menegaskan hanya akan kembali berpartisipasi apabila rencana tersebut dibatalkan sepenuhnya dan FIFA memberikan jaminan mengikat bahwa kepemilikan swasta tidak akan pernah diterapkan pada tata kelola maupun kompetisinya di masa mendatang.
Penolakan serupa turut datang dari CONCACAF yang mewakili Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia. Sementara itu, konfederasi Afrika akan membahas proposal tersebut pekan depan, sedangkan OFC menjadwalkan pembahasannya bulan depan. FIFPRO juga menyatakan keberatan karena menilai skema tersebut berpotensi mengubah arah sepak bola dunia secara permanen.
Artikel Tag: UEFA, FIFA, Gianni Infantino, Piala Dunia