Tony Pulis Merasa Kecurangan Man City Renggut Gelar Piala FA Stoke City
Tony Pulis kecam pelanggaran aturan keuangan yang dilakukan Manchester City. (Foto: Laurence Griffiths - The FA/The FA via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Mantan pelatih Stoke City, Tony Pulis, menjadi sosok terbaru yang menyuarakan kekecewaannya terkait keputusan sanksi finansial yang menjerat Manchester City. Pulis menilai bahwa dirinya dan Stoke telah dirampas dari momen bersejarah saat kalah di final Piala FA 2011 lalu.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan keuangan oleh pihak Premier League. Keputusan hukum yang dinantikan selama lebih dari tiga tahun tersebut memicu tuntutan sanksi berat, mulai dari pencabutan gelar juara hingga ancaman degradasi dari kasta tertinggi.
Dalam kolom resminya di media BBC, Tony Pulis meluapkan rasa kecewanya atas ketidakadilan yang dialami oleh timnya pada partai puncak tersebut. Pulis menggarisbawahi bahwa keberhasilan Manchester City merengkuh trofi serta mendominasi panggung sepak bola Inggris diraih lewat cara yang melanggar aturan.
"Kami kalah, tetapi dari tim yang terbukti bersalah melanggar aturan keuangan yang ditetapkan oleh Premier League," ujar Tony Pulis saat menuliskan pandangannya dalam kolom resmi media BBC.
"Dengan melakukan itu, mereka tidak hanya mengalahkan Stoke di final Piala FA; mereka mengumpulkan tumpukan gelar dan terus mendominasi sepak bola Inggris selama lebih dari satu dekade. Jadi, dengan aturan yang telah dilanggar, apa hukumannya?" lanjut mantan pelatih Stoke City tersebut mempertanyakan sanksi lanjutan.
Pulis mengakui bahwa para pendukung Stoke City menuntut agar trofi Piala FA 2011 diserahkan kepada pihak klub. Kendati demikian, juru taktik berpengalaman tersebut menilai penyerahan gelar juara secara retrospektif merupakan skenario yang tidak realistis untuk diwujudkan dalam waktu dekat.
"Saya tahu semua pendukung Stoke akan menuntut agar City menyerahkan trofi tersebut... Saya tidak berharap Manchester City menelepon klub atau saya dan menawarkan kembali Piala FA 2011 dan medali pemenang yang diterima pemain mereka," tutur Pulis menguraikan analisis realistisnya.
Meskipun memprediksi hukuman yang bakal dijatuhkan hanya berupa pengurangan poin serta denda finansial berskala besar, Pulis tetap merasa dicurangi. Pulis menyesali momen perayaan bersejarah bersama para pendukung di kota Stoke-on-Trent yang hilang akibat tindakan kecurangan yang dilakukan oleh rivalnya.
"Saya masih merasa dicurangi. Apa pun yang terjadi selanjutnya, kami tidak akan pernah mendapatkan hari itu kembali dan kesempatan untuk merayakan di sekitar Stoke-on-Trent dengan piala dan medali yang kami perjuangkan secara jujur," kata Pulis mengakhiri penyataan tertulisnya mengenai kerugian klub.
Artikel Tag: Manchester City, Stoke City, Piala FA, Tony Pulis