Stok Bek Kiri Persib Makin Tipis, Igor Tolic Tidak Merasa Panik
Pelatih Persib, Igor Tolic
Berita Super League Indonesia: Pelatih Persib, Igor Tolic tidak ambil pusing dengan terbatasnya opsi di pos bek kiri. Dia merasa masih punya rencana ciamik untuk mengatasi situasi ini menatap musim baru.
Maung Bandung ditinggal Layvin Kurzawa, Alfeandra Dewangga, Rezaldi Hehanussa dan Zalnando yang biasa tampil di pos bek kiri. Frans Putros yang juga bisa memerankan tugas tersebut sama-sama angkat kaki.
Kini hanya tersisa Eliano Reijnders yang musim lalu menjadi pilihan di pos bek kiri. Meskipun stok yang dimiliki terbatas, tapi pelatih 48 tahun ini enggan panik dan siap mencari solusi atas kendala ini.
Menurutnya opsi di pos bek kiri bisa dimainkan oleh Sandy Walsh juga. Meski publik lebih mengenal Sandy sebagai bek kanan, tapi Igor menyebut rekrutan baru di awal musim ini bisa dipasang di flank kiri.
"Saya menikmati pilihan-pilihan ini dan anda tahu bahwa Sandy bermain di posisi bek kiri lebih baik daripada bek kanan. Jadi saya memiliki banyak opsi bermain. Saya bahkan bisa memainkan sistem lain," terang Igor Tolic saat diwawancara, Senin (20/7).
Igor juga menyebut bahwa tidak menutup kemungkinan akan ada bek kiri baru yang direkrut. Namun semua tentu berkaitan dengan anggaran belanja dan proses negosiasi yang dilakukan oleh jajaran manajemen.
Pelatih asal Kroasia ini juga tahu perbincangan di kalangan Bobotoh yang menilai Persib Bandung masih perlu tambahan kiper dan bek kiri. Tapi dia sebagai pelatih adalah sosok yang paling tahu apa kebutuhan tim.
"Saya akan menikmatinya. Kalau mendatangkan orang lain, tidak apa-apa. Kamu bisa akan terkejut lagi. Jadi saya lihat orang-orang berkomentar, "Ya kita butuh kiper, kita butuh bek kiri." Kamu tahu, kami tahu apa yang kami butuhkan," jelasnya.
"Dan ini selalu soal seberapa besar anggarannya, seberapa bagus opsi pilihan yang ada. Ini tidak seperti orang lain, "Ya, Pak Glenn datang, lalu investor ada di sana dan uangnya mengalir begitu saja, lalu kita menghabiskan uang." Tidak seperti ini," kata dia.
Proses rekrutmen menurutnya adalah hal yang sulit untuk dijalani. Karena diperlukan negosiasi antara klub peminat dan pemain yang dibidik. Karena itu, Igor memilih memaksimalkan pemain yang ada di tim sambil menunggu para amunisi Timnas kembali.
"Sekarang saatnya membuat tim menjadi utuh ketika para pemain semua berkumpul. Kini belum berkumpul semuanya karena kami masih menunggu pemain lainnya datang. Ketika Sandy, Ragnar dan semua para pemain tim nasional, kami mulai membentuk tim," tukasnya.
Artikel Tag: Persib, Igor Tolic, Eliano Reijnders