Newcastle United Terancam Samai Rekor Buruk Laga Kandang Tanpa Clean Sheet
Matthias Jaissle mendesak pemain Newcastle United belajar dari kesalahan usai terancam samai rekor buruk laga kandang tanpa nirbobol saat jamu Aston Villa. (Foto: Serena Taylor/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Newcastle United berada dalam ancaman nyata untuk menyamai rekor klub yang sangat tidak diinginkan di ajang Premier League saat menjamu Aston Villa di St James' Park pada Sabtu (17/10/2026) pukul 23.30 WIB. The Magpies menatap laga ini berbekal kekalahan menyakitkan 1-4 dari tim promosi Coventry City, yang mengulang skor kekalahan tandang mereka sebelumnya di markas Leeds United.
Skuad asuhan Matthias Jaissle terus berjuang menemukan konsistensi musim ini usai mencatatkan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Lini pertahanan Newcastle United menjadi sorotan tajam setelah sudah kebobolan 13 gol dari enam laga awal, yang merupakan catatan kebobolan terbanyak ketiga mereka di kasta tertinggi setelah musim 1999/2000 dan 2021/2022.
Rapuhnya benteng pertahanan The Magpies makin terlihat dari rekor laga kandang mereka di St James' Park, di mana Newcastle telah melewati 12 pertandingan Premier League berturut-turut tanpa pernah mencatatkan clean sheet. Jika kembali kebobolan saat bersua Aston Villa, Jaissle bakal menyamai rekor buruk klub era kepelatihan Ruud Gullit yang mengemas 13 laga kandang tanpa nirbobol pada periode Desember 1998 hingga Agustus 1999.
Jaissle kini harus memutar otak menghadapi Aston Villa yang sedang dalam kepercayaan diri tinggi usai menggelontorkan enam gol ke gawang Fenerbahce di ajang Liga Champions pertengahan pekan lalu. Kendati demikian, juru taktik asal Jerman tersebut meyakini dukungan penuh dari publik St James' Park bakal mampu membakar semangat bertanding anak asuhnya.
"Kemenangan 6-0 Villa memberi mereka dorongan yang sangat besar. Mereka memiliki masalah di liga, tetapi skuad berkualitas yang diisi oleh kelas individu seperti itu dan pelatih Unai Emery yang telah menunjukkan kualitasnya selama bertahun-tahun. Kami menyadari apa yang kami hadapi, tetapi di kandang sendiri dengan pendukung yang mendukung kami, kami bisa menyakiti setiap lawan," kata Jaissle.
Mengenai rentetan kesalahan lini belakang saat digilas Coventry City, Jaissle mendesak jajaran pemain mudanya untuk memetik pelajaran dengan cepat. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan individu maupun kelompok guna mengembalikan performa tim ke jalur kemenangan di ajang Premier League.
"Kami membuat terlalu banyak kesalahan individu, jadi hal-hal ini harus kami hindari jika tidak Anda akan dihukum di liga ini. Meskipun kami adalah skuad yang muda, kami harus belajar dengan cepat. Inilah pesan sekarang kepada para pemain sebagai individu tetapi juga sebagai kelompok, untuk menghindari hal-hal ini, dan kemudian saya yakin kami akan kembali ke jalur yang benar dengan segera," ujar Jaissle menambahkan.
Di sisi lain, Jaissle mengonfirmasi bahwa Anthony Elanga, Tino Livramento, dan Jacob Ramsey masih harus menepi dari lapangan guna menjalani proses rehabilitasi cedera secara bertahap. Kendati demikian, Newcastle United mendapat sedikit angin segar usai kondisi cedera lutut Bazoumana Toure dilaporkan membaik dan berpeluang masuk ke dalam skuad pertandingan.
"Sayangnya, Elanga telah absen selama berminggu-minggu. Sekarang prosesnya adalah membawanya kembali secara perlahan tetapi pasti dengan cara yang cerdas dan tidak terlalu terburu-buru. Mudah-mudahan pekan depan dia bisa berlatih lagi dengan kelompok, setidaknya secara parsial. Dengan Tino, kami harus berhati-hati dan tidak terburu-buru. Dengan Ramsey, ini sedikit berbeda, dia membuat kemajuan dan mudah-mudahan pekan depan bisa bergabung sebagian dalam latihan," tutur Jaissle.
"Bazou tampaknya jauh lebih baik," kata Jaissle menutup keterangannya terkait kesiapan Toure.
Artikel Tag: Premier League, Aston Villa, Newcastle United