Miroslav Koubek Tak Cari Kambing Hitam Usai Ceko Kalah dari Korea Selatan
Miroslav Koubek akui Republik Ceko harus lebih tajam menyerang. (Foto: Michael Regan - FIFA/FIFA via Getty Images)
Berita Piala Dunia: Miroslav Koubek tetap memberikan apresiasi kepada para pemain Republik Ceko meski gagal mengawali Piala Dunia 2026 dengan hasil positif. Pelatih berusia 74 tahun itu menilai timnya sudah berjuang maksimal saat menghadapi Korea Selatan, tetapi mengakui lawan memang pantas meraih kemenangan pada laga Grup A tersebut.
Republik Ceko sempat berada di atas angin setelah Ladislav Krejci mencetak gol pembuka lewat sundulan. Namun, Taegeuk Warriors mampu membalikkan keadaan melalui gol Hwang In-beom dan Oh Hyeon-gyu untuk menang 2-1 pada Jumat (12/6/2026) pagi WIB. Hasil itu sekaligus mengakhiri catatan enam pertandingan beruntun tanpa kekalahan yang dibukukan Ceko.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Koubek tidak menutupi kekecewaannya. Namun, ia memilih bersikap objektif dengan mengakui keunggulan lawan sekaligus menyoroti sejumlah aspek yang masih perlu diperbaiki oleh timnya. “Kami memang membuat beberapa kesalahan, tetapi juga menciptakan peluang. Lawan kami sangat cepat,” ujar Koubek. “Tim yang lebih baik memang menang.”
Setelah mengulas jalannya pertandingan, Miroslav Koubek menegaskan bahwa Republik Ceko tidak boleh terlalu lama meratapi kekalahan. Menurutnya, tim masih memiliki peluang untuk bangkit jika mampu meningkatkan kreativitas dan efektivitas di area penyerangan.
“Kami harus berjuang dan kami sudah melakukannya,” kata Koubek. “Sekarang kami harus melangkah maju. Kami perlu lebih menyerang dan lebih kreatif di 30 meter terakhir. Dalam serangan masih ada ruang untuk perbaikan.”
Selain itu, Koubek berharap pemain-pemain penting seperti Patrik Schick dan Pavel Sulc bisa memberikan kontribusi lebih besar pada laga berikutnya. Keduanya ditarik keluar pada babak kedua setelah terlihat kelelahan akibat intensitas pertandingan dan cuaca yang cukup hangat.
Republik Ceko selanjutnya akan menghadapi Bafana Bafana pada Jumat (19/6/2026) malam WIB. Menjelang laga tersebut, Koubek menyadari para pemain membutuhkan pemulihan yang optimal setelah menguras banyak energi saat menghadapi Korea Selatan.
“Kami akan menghadapi lawan yang sulit dan kami baru saja menghadapi lawan yang sulit,” ujar Koubek. “Sudah menjadi kewajiban kami untuk bermain sampai akhir, jadi jelas para pemain kelelahan.”
Meski kalah, Koubek tetap menemukan sisi positif dari penampilan timnya, terutama performa gelandang Alexandr Sojka yang menjalani laga kompetitif pertamanya bersama tim nasional. Ia juga tidak ingin menjadikan jadwal perjalanan menuju Atlanta sebagai alasan.
“Kami hanya harus menjalaninya karena memang seperti itulah yang sudah direncanakan untuk kami,” kata Koubek. “Tim logistik kami bekerja dengan baik, tetapi memang tidak ideal jika harus melakukan perjalanan sejauh itu.”
Artikel Tag: Korea Selatan, Republik Ceko, Piala Dunia 2026, Miroslav Koubek