Kanal

Liam Rosenior Yakin Chelsea Bisa Tiru The Class of '92 Manchester United

Penulis: Fery Andriyansyah
10 Jan 2026, 17:40 WIB

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior. (Foto: Darren Walsh/Getty Images)

Berita Liga Inggris: Liam Rosenior optimistis Chelsea mampu menapaki jalur kesuksesan seperti Manchester United dengan The Class of ’92, seiring komitmen klub memburu trofi lewat skuad muda bertalenta.

Pelatih berusia 41 tahun itu akan menjalani laga perdananya sebagai bos The Blues saat menghadapi Charlton Athletic di putaran ketiga Piala FA, Ahad (11/1/2026) dini hari WIB.

Musim ini, Chelsea tercatat sebagai tim dengan rata-rata usia termuda di Premier League, dengan Tosin Adarabioyo (28) menjadi pemain tertua. Pendahulunya, Enzo Maresca, sempat menyinggung minimnya pengalaman sebagai faktor inkonsistensi performa.

Namun Liam Rosenior justru mencontohkan keberanian Sir Alex Ferguson pada era 1990-an, saat memberi kepercayaan besar kepada David Beckham, Paul Scholes, Gary Neville, Phil Neville, Nicky Butt, dan Ryan Giggs—yang kemudian menjelma menjadi pilar dominasi Manchester United.

“Orang mungkin akan melemparkan hal ini kepada saya, tapi saya dulu penggemar Manchester United dan sekarang sepenuhnya Chelsea,” ujar Rosenior, yang sebelumnya menangani skuad muda di Strasbourg. “Saya ingat Sir Alex cukup berani menurunkan enam atau tujuh pemain usia 19–21 tahun dalam tim juara karena ia percaya pada mereka.”

Rosenior menekankan bahwa keberanian tersebut menjadi fondasi kesuksesan berkelanjutan. “Mereka berkembang dan memenangkan trofi demi trofi. Tanpa keberanian itu, sejarah tersebut tidak akan terjadi.”

Ia menilai potensi serupa ada di Chelsea. “Ini potensi, bukan realitas. Tapi lihat Moisés Caicedo, Enzo Fernández, Cole Palmer, Reece James—mereka pemain kelas dunia dan masih sangat muda. Ambisi tertinggi klub adalah menciptakan itu lagi.”

Meski begitu, Rosenior menahan ekspektasi. “Saya tidak mengatakan pasti akan terwujud. Tapi saya tidak akan membatasi ambisi klub. Di Strasbourg saya membuktikan bisa bekerja dengan pemain muda, meningkatkan mereka, dan tetap menang. Tidak ada alasan itu tidak bisa terjadi di sini.”

Artikel Tag: Liam Rosenior, Chelsea, Premier League

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru