Kekalahan Menyedihkan Milan dari Benfica di Awal Liga Europa
Kekalahan Menyedihkan Milan dari Benfica di Awal Liga Europa - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia: AC Milan memulai petualangan mereka di Liga Europa dengan langkah yang terhuyung-huyung. Dalam laga pembuka di fase grup, skuad asuhan Ruben Amorim harus menelan kekalahan pahit 0-2 dari tamunya, SL Benfica, di San Siro. Kekalahan ini menambah tekanan pada Amorim yang sudah berada di bawah sorotan karena keputusan-keputusannya.
Setelah dua hasil imbang berturut-turut di Serie A melawan Juventus dan Lazio, Amorim memutuskan untuk melakukan rotasi besar pada timnya. Omari Hutchinson dan Filippo Terracciano diberikan kesempatan sebagai starter untuk pertama kalinya musim ini. Sementara itu, Davide Bartesaghi kembali tampil setelah pulih dari cedera, dan lini tengah Milan pun mengalami perombakan.
Di sisi lain, Benfica datang dengan performa gemilang setelah memenangkan tujuh pertandingan beruntun. Meskipun menghadapi FC Porto di laga berikutnya, mereka tetap merotasi sembilan pemain dari starting XI mereka, termasuk mantan bek Parma, Alessandro Circati. Menariknya, sebelum pertandingan ini, Benfica belum pernah mengalahkan AC Milan, dengan catatan empat kekalahan dan dua seri.
Pertandingan dimulai dengan Benfica langsung mengambil inisiatif. Pada menit ke-16, Dodi Lukebakio berhasil membawa tim tamu unggul. Setelah upayanya sebelumnya digagalkan Maignan, Lukebakio kembali menerobos pertahanan Milan dan mencetak gol dengan tendangan kaki kiri yang melengkung ke pojok gawang.
Milan berusaha membalas, tetapi peluang terbaik mereka di babak pertama datang dari usaha Filippo Terracciano yang berhasil ditepis kiper Benfica, Anatoliy Trubin. Hingga turun minum, Milan belum mampu mencetak gol di bawah asuhan Amorim.
Pada babak kedua, perubahan dilakukan dengan memasukkan Christian Pulisic dan Mario Gila. Namun, Benfica kembali menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-54. El Karouani memberikan umpan tarik dari sisi kiri yang disambut Jakub Kaminski dengan tembakan keras ke atap gawang Milan.
Kesempatan demi kesempatan yang didapat Milan tak mampu dimanfaatkan dengan baik. Upaya dari Adrien Rabiot dan Pulisic masih bisa digagalkan oleh Trubin. Statistik menunjukkan bahwa Milan kesulitan mencetak gol di luar periode lima menit antara menit ke-64 hingga 69, kecuali satu gol bunuh diri lawan Venezia.
Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Amorim dan pasukannya, yang harus segera bangkit dan menemukan solusi untuk meningkatkan performa mereka di kompetisi Eropa musim ini.