Kekalahan dari Udinese Memicu Spekulasi Revolusi di Kubu AC Milan
AC Milan
Berita Liga Italia: AC Milan kini menghadapi situasi sulit setelah kekalahan telak 0-3 dari Udinese di San Siro, yang memicu spekulasi mengenai revolusi besar di akhir musim.
Kekalahan memalukan tersebut membuat posisi Rossoneri di zona Liga Champions terancam, dengan performa tim yang terus menurun sejak awal tahun 2026, terutama produktivitas lini serang yang sangat rendah.
Pelatih AC Milan, Max Allegri, kini berada di bawah tekanan hebat setelah para penyerang Il Diavolo tercatat hanya mampu mencetak 8 gol dalam 15 pertandingan terakhir sejak Januari.
Rafael Leao menjadi sorotan utama setelah mendapatkan ejekan dari pendukung sendiri di San Siro, di mana pemain asal Portugal tersebut dianggap gagal memberikan kontribusi maksimal bagi tim musim ini.
Manajemen dikabarkan sedang mempertimbangkan perombakan skuat secara masif, termasuk potensi menjual bintang seperti Leao atau Christian Pulisic guna mendanai belanja pemain baru pada bursa transfer mendatang.
Nama Nicolo Zaniolo muncul sebagai salah satu target utama untuk memulai "revolusi Italia" di Milan, menyusul performa apiknya saat membantu Udinese menumbangkan pasukan asuhan Massimiliano Allegri akhir pekan lalu.
Selain perubahan komposisi pemain, spekulasi mengenai pergantian kursi pelatih juga menguat, dengan nama-nama besar seperti Antonio Conte mulai dikaitkan untuk menggantikan posisi pelatih kelahiran Livorno tersebut.
Klub berjuluk rossoneri tersebut kini hanya memiliki sedikit sisa pertandingan musim ini untuk memastikan tiket kompetisi Eropa, yang menjadi syarat mutlak bagi stabilitas finansial dan rencana proyek masa depan.