Kasper Schmeichel Terancam Pensiun Usai Cedera Bahu
Kasper Schmeichel hadapi kemungkinan akhiri karier karena cedera serius. (Foto: Craig Foy/SNS Group via Getty Images)
Berita Sepak Bola: Kasper Schmeichel menghadapi momen paling sulit dalam kariernya setelah mengalami cedera bahu serius yang berpotensi mengakhiri perjalanan profesionalnya. Kiper berusia 39 tahun itu terakhir bermain pada 22 Februari dan kini harus menjalani dua operasi dalam waktu dekat.
Kondisi ini membuat Kasper Schmeichel dipastikan absen dalam laga penting, termasuk play-off Piala Dunia bersama Denmark. Dengan kontraknya yang juga akan habis di akhir musim bersama Celtic, masa depan sang kiper kini berada dalam ketidakpastian besar.
Schmeichel mengakui situasi ini sangat berat untuk diterima secara mental. “Saya mungkin sudah memainkan pertandingan terakhir dalam karier saya. Saya sudah menjadi pesepak bola sejak lahir, ini sangat menyakitkan dan sulit untuk saya terima saat ini,” ujar Schmeichel kepada CBS Sports Golazo.
Ia mengungkap bahwa kabar tersebut datang secara tiba-tiba. “Saya mendapat kabar bahwa ini bisa menjadi akhir karier saya. Saat saya kembali fit nanti, usia saya mungkin sudah lebih dari 40 tahun,” lanjutnya.
Meski begitu, Schmeichel belum menyerah dan tetap bertekad untuk bangkit. “Saya akan memberikan segalanya untuk bisa kembali. Jika saya bisa kembali dari cedera seperti ini, itu mungkin akan menjadi pencapaian terbesar dalam karier saya. Saya akan terus berjuang,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan betapa parahnya cedera yang dialami. “Saya harus menjalani dua operasi untuk memperbaiki bahu saya. Saya mengalami robekan pada bicep, rotator cuff, dislokasi bahu, dan robekan labrum. Semua bagian rusak,” jelasnya.
Schmeichel bahkan mengibaratkan cederanya seperti kombinasi cedera berat pada pemain lapangan. “Ini seperti pemain outfield mengalami cedera ACL dan Achilles secara bersamaan,” katanya.
Proses pemulihan diperkirakan akan memakan waktu panjang. “Sepertinya akan butuh 10 hingga 12 bulan rehabilitasi. Sepak bola adalah segalanya bagi saya, ini adalah seluruh hidup saya,” ungkapnya.
Ayahnya, Peter Schmeichel, juga memberikan dukungan penuh dalam situasi sulit ini. “Apa pun yang dia hadapi, saya akan selalu ada sebagai ayahnya. Saya tidak ingin kariernya berakhir karena cedera seperti ini,” kata Peter.
Ia menegaskan bahwa cedera bahu bagi seorang kiper adalah kondisi yang sangat serius. “Cedera bahu untuk penjaga gawang sangat buruk. Setiap kali mereka terjatuh, mereka akan mendarat di bahu itu. Ini benar-benar parah,” tutupnya.
Artikel Tag: Kasper Schmeichel, Celtic