Kanal

Jadi Sasaran Kritik, Rizky Ridho Akui Kesalahan dan Siap Berbenah

Penulis: Abdi Ardiansyah
04 Agu 2026, 20:51 WIB

Rizky Ridho akui kesalahannya saat Timnas Indonesia dikalahkan Vietnam di Piala AFF 2026.

Berita Timnas - Rizky Ridho tidak menghindar dari kritik setelah Timnas Indonesia dihajar Vietnam 0-3. Kapten skuad Garuda itu mengakui melakukan kesalahan dan siap menerima masukan, tetapi menegaskan kritik yang menyerang ranah pribadi tidak akan dipedulikannya.

Rizky Ridho menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia yang paling banyak mendapat sorotan setelah skuad Garuda kalah telak 0-3 dari Vietnam pada Grup A ASEAN Championship 2026.

Bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026), Indonesia tampil di bawah tekanan Vietnam sejak awal pertandingan. Kekalahan tersebut kemudian membuat lini belakang skuad Garuda menjadi sasaran evaluasi, termasuk Rizky Ridho yang melakukan kesalahan dalam proses terjadinya gol pertama Vietnam.

Sorotan terhadap penampilan Rizky bahkan berlanjut ke media sosial. Namun, bek Persija Jakarta tersebut mengaku tidak keberatan dengan kritik yang masih berkaitan dengan performanya di lapangan.

"Tentunya mungkin itu hal normal di sepak bola karena ketika kita bermain jelek, pasti komentar datang juga," ujar Rizky Ridho.

"Saya terima itu, saya akan terima kritik-kritik baik untuk saya sendiri," ucapnya.

Meski terbuka terhadap kritik, Rizky memberikan batas yang jelas. Menurutnya, kritik seharusnya tetap berada dalam koridor profesional dan tidak menyerang hal-hal di luar sepak bola.

"Ketika kritik itu sudah menjurus ke hal yang lain-lain, saya tidak akan peduli. Jadi terima kasih masukannya, saya akan terima, saya tahu saya salah," tegasnya.

Rizky juga tidak berusaha mencari alasan atas buruknya koordinasi pertahanan Indonesia. Ia menyadari kekalahan membuat celah permainan tim terlihat lebih jelas dan menjadikan evaluasi sebagai hal yang wajib dilakukan.

"Untuk koordinasi, ya mungkin ketika kita kalah, semua terlihat celah-celahnya. Yang terpenting bagi saya adalah evaluasi lagi," kata Rizky.

Sebagai kapten, Rizky merasa memiliki tanggung jawab lebih besar untuk membantu tim bangkit. Tanggung jawab tersebut, menurutnya, tidak hanya berlaku ketika Indonesia meraih kemenangan.

"Saya akan bicara juga, bukan hanya dengan Jordi atau Nadeo, tetapi buat semua tim," ungkap mantan pemain Persebaya Surabaya itu.

"Karena saya diberi tanggung jawab oleh pelatih sebagai kapten, bukan hanya ketika menang tetapi ketika kalah pun saya harus bertanggung jawab," jelasnya.

Kini Rizky memilih segera melupakan kekalahan dari Vietnam. Timnas Indonesia masih memiliki satu pertandingan penting melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Kallang, pada Jumat (7/8/2026).

Pertandingan tersebut menjadi penentu perjalanan Indonesia di ASEAN Championship 2026. Karena itu, Rizky ingin seluruh pemain mengalihkan perhatian dan fokus untuk meraih kemenangan.

"Saya akan move on untuk pertandingan Singapura agar ke depannya lebih baik lagi," tuturnya.

Artikel Tag: Timnas Indonesia, rizky ridho, ASEAN Championship

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru