Kanal

Andre Villas-Boas Jawab Tuduhan John Terry soal Insiden Pesawat

Penulis: Fery Andriyansyah
23 Sep 2026, 05:30 WIB

Andre Villas-Boas tegaskan prinsipnya dan tidak menyesali keputusan pengaturan tempat duduk di Chelsea. (Foto: Octavio Passos - UEFA/UEFA via Getty Images)

Berita Liga Inggris: Mantan manajer Chelsea, Andre Villas-Boas, secara terbuka membalas tuduhan John Terry terkait insiden perselisihan tempat duduk di pesawat saat perjalanan pramusim ke Hong Kong pada 2011. Pelatih asal Portugal tersebut menegaskan tidak menyesali keputusannya dan kemungkinan besar akan menerapkan hal serupa di ajang Premier League jika dihadapkan pada situasi yang sama.

Sebelumnya, Terry mengklaim bahwa Villas-Boas sengaja menempatkan pemain muda seperti Josh McEachran dan Nathaniel Chalobah di kelas utama (first class), sementara para pemain senior dipindahkan ke kelas bisnis. Terry menilai langkah tersebut dilakukan sang manajer untuk membuktikan bahwa tidak ada pemain yang memiliki posisi lebih besar dari dirinya di Stamford Bridge.

Hadir dalam acara The Obi One Podcast milik Jon Obi Mikel, Andre Villas-Boas membantah detail cerita tersebut dan meluruskan fakta mengenai situasi penerbangan yang sebenarnya terjadi saat itu.

"Pertama-tama, kita berbicara tentang kelas utama atau kelas bisnis - bukan kelas ekonomi. Ini adalah saya sebagai manusia yang berprinsip, menetapkan aturan. Kami hanya memiliki sedikit kursi kosong di kelas utama, kami tidak bisa memuat seluruh pemain tim utama," ujar Villas-Boas.

Andre Villas-Boas menjelaskan bahwa keputusan memasukkan pemain akademi ke kelas utama diambil untuk menghindari kesenjangan atau kecemburuan di antara para pemain bintang senior.

"Prinsipnya adalah, daripada menciptakan masalah, mari kita tempatkan anak-anak akademi di sini dan mengirim sisanya ke kelas bisnis. Saya tidak ingat John datang kepada saya mengatakan itu mungkin sebuah masalah. Kami menguji semua kriteria yang berbeda, penampilan, tahun untuk klub—prinsipnya adalah para pemain bintang berkumpul bersama," lanjutnya.

Meskipun John Terry menganggap insiden tersebut merusak keharmonisan tim, Villas-Boas menilai hal itu sama sekali tidak memengaruhi performa pramusim klub yang sempat mengawali kompetisi dengan sangat baik. "Saya melihatnya secara berbeda. John melihatnya dari sudut pandang sebaliknya. Saya tidak yakin apakah saya akan melakukannya secara berbeda sekarang," tegas Villas-Boas.

Perjalanan karier Villas-Boas di London Barat akhirnya terhenti pada Maret setelah Chelsea terlempar dari empat besar Premier League. Asistennya, Roberto Di Matteo, kemudian mengambil alih kemudi dan sukses membawa klub menjuarai Liga Champions tiga bulan berselang. Villas-Boas pun mengaku sempat kecewa karena Di Matteo tidak menginfokan kepadanya secara langsung saat menerima jabatan pelatih kepala tersebut.

Artikel Tag: Chelsea, John Terry, Andre Villas-Boas

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru