Gary O'Neil Puji Sunderland, tetapi Ipswich Siap Bikin Kejutan
Gary O'Neil yakin Ipswich Town mampu menyulitkan Sunderland di laga pembuka. (Foto: Jacques Feeney/Offside/Offside via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Gary O'Neil akan menjalani pertandingan kompetitif pertamanya sebagai manajer Ipswich Town ketika menghadapi Sunderland di Portman Road pada Sabtu (22/8/2026) malam WIB. Ia mengakui lawannya telah mengalami perkembangan luar biasa sejak promosi, tetapi percaya Ipswich mampu bersaing setelah melakukan perombakan besar pada skuad sepanjang musim panas.
Sunderland tampil mengejutkan musim lalu dengan finis di posisi ketujuh Premier League dan mengamankan tiket ke Europa League. Pencapaian tersebut terjadi hanya setahun setelah mereka promosi ke kasta tertinggi, dengan Regis Le Bris kemudian membawa klub menghadapi kompetisi Eropa bersama tim seperti AC Milan, Juventus dan Bayer Leverkusen.
"Mereka bertransisi dengan sangat cepat. Anda lupa bahwa mereka baru promosi, sekarang bermain di Europa League dan sudah menjadi klub sepak bola Eropa sepenuhnya. Anda bisa melihat alasannya," kata Gary O'Neil dalam konferensi pers sebelum pertandingan.
O'Neil secara khusus menyoroti kualitas skuad Sunderland setelah klub mendatangkan sejumlah pemain penting. Granit Xhaka, Robin Roefs dan Brian Brobbey menjadi bagian dari investasi besar yang membantu memperkuat tim, sementara lini depan kini memiliki opsi seperti Wilson Isidor dan Brobbey untuk posisi penyerang tengah.
"Mereka berhasil mendatangkan talenta luar biasa. Kedalaman mereka juga bagus, memiliki Isidor dan Brobbey sebagai dua penyerang, Le Fee dan Diarra sebagai dua pemain nomor 10. Mereka telah melakukan pekerjaan fantastis sebagai klub," ujar O'Neil. Namun, ia tidak menganggap kualitas Sunderland membuat Ipswich harus menyerah sebelum pertandingan dimulai.
O'Neil justru percaya Ipswich Town dapat memberikan masalah kepada Sunderland. "Itu bukan berarti kami tidak bisa menyulitkan mereka. Kelompok kami sedang berada dalam momen yang sangat bagus dan saya sangat yakin kami bisa berada di tengah-tengah mereka," tegasnya. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi ujian pertama bagi Ipswich setelah kembali ke Premier League.
Seperti Sunderland ketika kembali ke kasta tertinggi musim lalu, Ipswich Town juga menghabiskan dana besar untuk memperkuat skuad. Mereka merombak tim yang finis sebagai runner-up Championship musim lalu, termasuk mendatangkan duo Strasbourg, Abdoul Ouatarra dan Julio Enciso, yang membuat total belanja klub dilaporkan mencapai sekitar 150 juta pound.
Meski demikian, Gary O'Neil mengingatkan bahwa investasi besar tidak otomatis menjamin keberhasilan. Ipswich memang berusaha memberikan peluang terbaik agar mampu bersaing di Premier League, tetapi sang manajer menilai perbedaan level antara Championship dan kasta tertinggi Inggris sangat besar sehingga kualitas tim akan tetap diuji.
"Kami menghabiskan banyak uang karena transisi dari Championship ke Premier League sangat besar. Ada perbedaan yang sangat besar dan kami berusaha memberikan kesempatan terbaik bagi klub ini untuk kompetitif," jelas O'Neil. Ia menilai penguatan skuad memang diperlukan, tetapi hasil pertandingan tetap tidak bisa dibeli hanya dengan aktivitas transfer.
Ipswich Town juga memperoleh pemasukan dari sejumlah penjualan pemain, termasuk George Hirst, Harry Clarke, dan Arijant Muric. O'Neil menegaskan bahwa investasi tersebut hanyalah salah satu bagian dari persiapan. Menurutnya, fondasi klub, pemain lama, Portman Road dan dukungan suporter tetap memiliki pengaruh lebih besar dalam menentukan kemampuan Ipswich bertahan di Premier League.
"Ipswich pernah berada di Premier League dua tahun lalu dan menghabiskan banyak uang saat itu, tetapi itu tidak menjamin apa pun. Sunderland sukses musim lalu, Leeds juga sukses, tetapi mengeluarkan uang tidak menjamin apa pun," kata Gary O'Neil. Ia kini berharap seluruh elemen klub membantu Ipswich memulai musim dengan hasil positif.
Artikel Tag: Premier League, Sunderland, ipswich town, Gary O'Neil