Fiorentina Alami Kemunduran, Vanoli: Ini Pelajaran Berharga
Fiorentina Alami Kemunduran, Vanoli: Ini Pelajaran Berharga - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia – Kekalahan Fiorentina atas Cagliari dengan skor 2-1 di Stadio Artemio Franchi, Florence, Italia, pada 24 Januari 2026, menjadi pukulan telak bagi pelatih Paolo Vanoli. Meski timnya sebelumnya tidak terkalahkan dalam empat pertandingan dan baru saja meraih kemenangan besar atas Bologna, kepercayaan diri tersebut tidak cukup untuk menghadapi strategi serangan balik efektif dari Cagliari yang dimotori oleh Semih Kilicsoy dan Marco Palestra. Gol Marco Brescianini di menit-menit akhir tidak mampu mengubah hasil pertandingan.
Pelatih Paolo Vanoli mengungkapkan rasa frustrasinya kepada DAZN Italia, menegaskan bahwa kemenangan ini seharusnya diraih mengingat pentingnya pertandingan ini dalam perjuangan menghindari degradasi. "Kami seharusnya marah," ungkap Vanoli. "Kami harus belajar menghadapi jenis pertandingan seperti ini. Kami tidak bisa kebobolan dua gol seperti itu dan membuang permainan. Kami terlalu lambat dan takut dalam mengambil keputusan."
Meskipun menguasai sebagian besar pertandingan dan melakukan lebih dari 40 umpan silang, permainan Fiorentina dianggap lambat dan mudah ditebak, berbeda dengan Cagliari yang selalu terlihat berbahaya dalam setiap serangan balik. Vanoli menekankan pentingnya belajar dari kekalahan ini, terutama dalam menghadapi tim-tim di papan bawah yang sering kali menjadi penghalang bagi mereka.
Pertandingan ini juga memiliki makna emosional, mengingat ini adalah laga kandang pertama sejak meninggalnya Presiden Rocco Commisso, di mana penghormatan khusus diberikan sebelum pertandingan dimulai. "Kami ingin sekali menegaskan hasil baik yang kami capai di Bologna dan mendedikasikannya untuk Presiden, tetapi kami tidak berhasil," tambah Vanoli. Pelatih ini juga menyoroti absennya Moise Kean karena cedera pergelangan kaki, serta debut Jack Harrison dan Giovanni Fabbian yang memberikan warna baru bagi tim Fiorentina.
Vanoli mengakui bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, terutama dalam menghindari kebobolan gol-gol mudah dan memperbaiki mentalitas tim. Fokus berikutnya adalah menghadapi tantangan di Coppa Italia dan Serie A dengan lebih baik.
Artikel Tag: Fiorentina, Paolo Vanoli