El Loco Minta Herdman Cari Pemain Lokal Timnas Indonesia dari Super League
Cristian Gonzales eks penyerang Timnas Indonesia
Berita Timnas Indonesia: Cristian Gonzales memberi masukan penting kepada pelatih baru Skuad Garuda, John Herdman. Ia menilai pencarian pemain lokal berkualitas harus dilakukan secara serius dengan memantau langsung kompetisi Super League.
Mantan striker Timnas Indonesia Cristian Gonzales atau yang akrab disapa El Loco menyarankan pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman untuk lebih intens memantau jalannya Super League. Menurut Gonzales, masih banyak pemain lokal Indonesia yang memiliki kualitas mumpuni dan layak mendapatkan kesempatan membela Merah Putih.
John Herdman resmi ditunjuk PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia sejak 3 Januari 2026. Pelatih asal Inggris tersebut kini dihadapkan pada tantangan besar untuk menyeimbangkan komposisi skuad yang dalam beberapa tahun terakhir didominasi pemain diaspora dan naturalisasi.
Sejak era kepelatihan Shin Tae-yong, PSSI memang gencar mendatangkan pemain diaspora. Dampaknya, jumlah pemain lokal yang tampil sebagai starter relatif terbatas. Beberapa nama seperti Rizky Ridho dan Marselino Ferdinan masih mendapat kepercayaan, sementara banyak posisi lain diisi pemain keturunan yang berkarier di luar negeri.
Gonzales menilai kontribusi pemain diaspora patut diapresiasi, namun tidak boleh menutup mata terhadap potensi lokal. Ia menegaskan bahwa kualitas pemain lokal Indonesia tidak kalah jika diberi kesempatan dan pemantauan yang tepat.
“Saya bicara dari luar. Tapi kalau kita lihat, di sini banyak pemain lokal bagus, namun memang kita harus cari,” ujar Gonzales saat ditemui awak media di GOR UNJ, Jakarta, Sabtu (17/1).
Ia menekankan pentingnya pengamatan berkelanjutan. Menurutnya, staf pelatih tidak cukup hanya menonton satu atau dua pertandingan.
“Di setiap pertandingan, pelatih pasti punya asisten. Mereka harus datang ke sana untuk melihat pertandingan Super League, tidak hanya satu saja,” katanya.
Gonzales menambahkan bahwa setiap laga menghadirkan karakter pemain yang berbeda, sehingga proses scouting harus dilakukan secara konsisten. “Misalnya di pertandingan ini tidak suka, beralih ke pertandingan lain, karena kualitas pemain di setiap pertandingan beda-beda,” ujarnya.
Berbeda dengan pendahulunya Patrick Kluivert yang lebih sering datang jelang pertandingan, Herdman memilih menetap di Jakarta bersama keluarga. Langkah ini dinilai positif karena memberi kesempatan lebih besar bagi Herdman untuk memahami budaya sepak bola Indonesia dan memantau Super League secara langsung.
Inisiatif Herdman untuk tinggal di Indonesia juga sejalan dengan rencananya mencari asisten pelatih lokal. Kehadiran staf lokal diharapkan membantu proses identifikasi pemain sekaligus memperkuat fondasi Timnas Indonesia ke depan.
“Intinya, harus percaya dengan pemain lokal,” pungkas Gonzales.
Artikel Tag: timnas Indonesia, LIga Indonesia, cristian gonzales, John Herdman