Kanal

Barcelona Juara UCL Karena Lionel Messi, Bukan Pep Guardiola

Penulis: Febrian Kusuma
13 Okt 2020, 11:00 WIB

Selebrasi Kemenangan Barcelona di Liga Champions 2010/11 (Sumber: howtheyplay.com)

Berita Liga Champions: Mantan pelatih Bayern Munich, Felix Magath menilai bahwa keberhasilan Barcelona memenangkan Liga Champions 2009 dan 2011 berkat kejeniusan seorang Lionel Messi, bukan karena kehebatan Pep Guardiola dalam mengatur strategi permainan.

Guardiola memulai periode kepelatihannya dengan menangani Barcelona B, sebelum akhirnya ditunjuk mengarsiteki tim utama pada musim panas 2008 yang lalu.

Selama masa tugasnya bersama Blaugrana, ia mampu mencatatkan prestasi yang luar biasa, memenangi 14 trofi bergengsi, yang mana dua di antaranya adalah Liga Champions Eropa.

Namun, ia belum lagi mampu membuktikan kejeniusannya di kompetisi terakbar antar klub Eropa tersebut, setelah meninggalkan Barcelona di musim panas 2013, untuk memulai petualangan baru bersama Bayern Munich. Tiga musim bersama klub Bavaria itu, prestasi tertingginya adalah mencapai babak semi-final secara beruntun. Sementara ketika menangani Manchester City, ia bahkan gagal membawa tim besutannya melaju hingga ke babak semi-final.

Oleh sebab itu, Felix Magath menilai bahwa Blaugrana juara Liga Champions karena magis seorang Lionel Messi, bukan kejeniusan taktik ‘Tiki-Taka’ ala Pep Guardiola.

“Messi yang memenangkan gelar, bukan Guardiola. Tiki-taka hanya bekerja jika Anda memiliki pemain yang secara teknis lebih unggul dari lawan. Bagi penonton, memegang bola, sebagaimana saya menyebutnya, itu adalah taktik yang membosankan, dan tim papan atas tidak terlalu membutuhkannya,” ucap Magath kepada Sport Bild.

“Menurut pendapat saya, Guardiola secara umum terlalu sering tersesat dalam upaya memenangi pertandingan lebih awal. Taktik itu sering berakhir dengan keputusan yang salah, yang menghalangi kesuksesan mereka,” pungkasnya.

Artikel Tag: Barcelona, Lionel Messi, Pep Guardiola

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru