Kanal

Bojan Akui Persib Sering Turbulensi Pasca Jeda Internasional

Penulis: M. Aldi
03 Apr 2026, 07:30 WIB

Pelatih Persib, Bojan Hodak

Berita Super League Indonesia: Persib akan memulai lagi perjuangan di Super League 2025/2026 setelah jeda beberapa pekan. Bojan Hodak memprediksi anak asuhnya butuh waktu untuk mengembalikan sentuhan.

Kompetisi kasta tertinggi di Indonesia ini sempat terhenti beberapa pekan. Persib tercatat terakhir bertanding pada 15 Maret 2026 lalu saat menjalani partai tunda melawan Borneo FC di Stadion Segiri.

Setelah itu, liga memasuki jeda Idul Fitri dan jeda internasional. Laga pekan ke-26 pun baru dimainkan lagi oleh Maung Bandung dengan bertandang ke markas Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (5/4).

Dengan waktu jeda yang cukup panjang, situasi ini berpotensi membuat momentum Persib yang dalam tren positif justru terganggu. Hal tersebut diakui oleh Bojan Hodak karena anak asuhnya butuh ajang untuk mengembalikan suasana bertanding.

Berkaca dari permainan tim usai jeda internasional, beberapa kali Persib kerepotan untuk bisa langsung tancap gas. Mereka seolah perlu mengingat lagi cara dan sistem bermain yang diterapkan oleh tim pelatih.

"Sejujurnya, biasanya kalau setelah masa jeda, pada pertandingan pertama itu kami tidak bermain terlalu bagus," ujar Bojan Hodak ketika diwawancara wartawan setelah agenda latihan di Stadion GBLA, Kamis (2/4).

Namun Bojan tidak terlalu mementingkan cara bermain dari anak asuhnya di lapangan. Meski tidak cantik, namun baginya yang terpenting adalah misi mendapat tiga poin bisa didapat dan itu hal yang krusial.

Karena itu, pelatih asal Kroasia ini bisa menerima jika timnya hanya meraih 'ugly win'. "Saya tidak peduli dengan bagaimana cara kami bermain kami, saya cuma berharap hasilnya akan bagus," tandas pria berusia 54 tahun ini.

Artikel Tag: Persib, bojan hodak, Super League

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru