Bintang Jepang Munetaka Murakami Awali Kiprah Bersama Sox di Cactus League
Munetaka Murakami diharapkan menjadi bagian penting dalam proses pembangunan ulang tim yang mencatat total 324 kekalahan dalam tiga musim terakhir. (Foto: AP)
Bintang Jepang Munetaka Murakami mengawali kiprahnya di Cactus League bersama Chicago White Sox dengan performa meyakinkan, Jumat (20/2) waktu setempat.
Meski sempat terlambat tiba di stadion akibat kecelakaan lalu lintas di jalan tol, Murakami tetap mampu mencatat dua pukulan dan dua RBI dalam kemenangan 8-1 atas Chicago Cubs.
Pemain berusia 26 tahun itu datang sekitar 20 menit sebelum lemparan pertama di Sloan Park setelah sempat terjebak kemacetan karena kecelakaan besar di jalan raya.
Bahkan namanya sempat dicoret sementara dari susunan pemain inti sebelum akhirnya tiba tepat waktu.
“Ada kecelakaan besar di jalan tol. Sepanjang perjalanan saya benar-benar khawatir,” ujar Murakami melalui penerjemah. “Sejujurnya saya tidak bisa melakukan persiapan sepenuhnya, tapi saya berhasil tiba tepat waktu.”
Murakami yang dipercaya menjadi starter di posisi first base langsung menjalani at-bat pertamanya pada inning pertama.
Ia kemudian mencatatkan hit perdana pada inning ketiga lewat pukulan single dari lemparan Connor Schultz dengan kecepatan keluar bola mencapai 108,3 mph.
Momen terbaiknya datang pada inning keempat saat White Sox dalam posisi bases loaded dengan satu out.
Menghadapi lemparan Porter Hodge, Murakami memukul bola keras ke arah center field.
Center fielder Cubs, Seiya Suzuki, kehilangan bola akibat silau matahari, dan bola mendarat di bagian belakang warning track untuk menghasilkan double dua angka.
“Saya sangat senang semuanya berjalan baik tanpa cedera,” kata Murakami. “Beberapa menit pertama saya merasa gugup, tapi setelah mulai bertahan dan mendapat kesempatan memukul, saya merasa lebih nyaman dan kembali menjadi diri sendiri.”
Munetaka Murakami bergabung dengan White Sox setelah menyepakati kontrak dua tahun senilai 34 juta dolar AS pada Desember lalu.
Ia diharapkan menjadi bagian penting dalam proses pembangunan ulang tim yang mencatat total 324 kekalahan dalam tiga musim terakhir.
Sebelum hijrah ke Major League Baseball, Murakami tampil impresif bersama Yakult Swallows di Liga Sentral Jepang.
Dalam delapan musim, ia mencatat rata-rata pukulan .270 dengan 246 home run dan 647 RBI dari 892 pertandingan.
Menariknya, Murakami dan Suzuki dijadwalkan bermain bersama untuk Tim Jepang di ajang World Baseball Classic mendatang.
Keduanya sempat berdiskusi selama offseason mengenai pengalaman bermain di Chicago.
“Saya menyukainya, tapi setelah bola pop-up itu, saya membencinya,” canda Suzuki melalui penerjemah.
Munetaka Murakami menutup penampilannya dengan strikeout looking pada inning keenam sebelum digantikan di pertahanan.
Manajer White Sox, Will Venable, memuji profesionalisme sang slugger yang tetap fokus meski menghadapi situasi kurang ideal sebelum pertandingan.
“Dia sangat berkomitmen dan profesional. Kemampuannya beradaptasi memberi kami kepercayaan diri bahwa dia akan mampu terus melakukan penyesuaian sepanjang musim,” ujar Venable.
Debut ini menjadi langkah awal Munetaka Murakami dalam beradaptasi di MLB, sekaligus sinyal positif bagi White Sox yang berharap kebangkitan mereka dimulai musim ini.
Artikel Tag: Chicago White Sox, mlb