Kanal

Berita Tenis: Inilah 5 Momen Paling Menyentuh di Dunia Tenis 2016

Penulis: Dian Megane
07 Jan 2017, 11:00 WIB

Baik Andy Murray dan Novak Djokovic, masing-masing mencetak hal bersejarah dalam karier mereka di musim 2016

Ligaolahraga - Berita Tenis: Musim 2016 mencetak banyak sejarah, di antaranya Novak Djokovic mampu melengkapi gelar Grand Slam, Serena Williams memecahkan rekor Steffi Graf untuk jumlah keseluruhan pekan berada di peringkat 1, dan Andy Murrray menjadi petenis Inggris pertama yang menjadi petenis peringkat 1 di Open Era.

Tahun ini kita juga melihat bangkitnya beberapa petenis yang cukup memukau, seperti Juan Martin del Potro, Svetlana Kuznetsova, dan Dominika Cibulkova. Beberapa bakat muda pun bermunculan, seperti Alexander Zverev, Naomi Osaka, dan Elina Svitolina. Selain itu, musim 2016 juga menyisakan momen-momen yang bisa menyentuh hati kita. Berikut momen-momen menyentuh tersebut:


5. Monica Niculescu menangkan Luxembourg Open Pada hari ulang tahun ibunya

Niculescu memenangkan gelar nomor tunggal ketiganya di Luxembourg Open 2016 pada hari ulang tahun ibunya. Di final ketiga Luxembourg Open – 2011 kalah dari Victoria Azarenka dan 2012 kalah dari Venus Williams – ia mengalahkan petenis unggulan pertama, Petra Kvitova dengan hasil 6-4, 6-0.

Highlightdari final tersebut adalah pidato manis dan emosional Niculescu. Setelah berterima kasih kepada pelatihnya, Niculescu menyatakan bahwa hari itu adalah hari ulang tahun ibunya.

“Hari ini adalah hari ulang tahun ibu saya. Saya sangat senang memenangkan gelar ini. Ia tidak berada di sini, tetapi, selamat ulang tahun, Bu!”

Gelar tersebut mungkin menjadi hadiah terbaik bagi ibu Niculescu yang bisa diharapkan dari anak perempuannya.

 

4. Serena Williams puji Daria Kasatkina usai mengalahkannya di Australian Open

Petenis berusia 18 tahun, Kasatkina memulai Australian Open pertamanya dengan mengalahkan petenis unggulan ke-27, Anna Karolina Schmeidlova di babak pertama, mengalahkan Ana Konjuh di babak kedua, sehingga membawanya ke babak ketiga untuk menghadapi Serena Williams.

Tentunya, Williams bukanlah tandingan Kasatkina. Dengan waktu 44 menit, Williams merebut kemenangan 6-1, 6-1 dari Kasatkina. Walaupun Williams menang telak, ia sangat rendah hati dengan memuji permainan Kasatkina, terutama pukulan forehand milik Kasatkina.

 

3. Jo Wilfried Tsonga dan Carla Suarez Navarro bantu ball kidselama Australian Open

Di Australian Open, selain menyaksikan beberapa pertandingan yang menegangkan, kita juga bisa bisa menyaksikan beberapa perilaku sangat baik dari para petenis, di antaranya hal yang dilakukan oleh Wilfried Tsonga dan Suarez Navarro ketika mereka membantu ball kid yang tertekan.

Pada hari pertama turnamen, Suarez Navarro menghentikan sementara pertandingan babak pertamanya karena seorang ballboy merasa sakit akibat cuaca panas dan tidak mampu meresponnya. Suarez Navarro pun merangkulnya dan memapahnya keluar lapangan.

Beberapa hari kemudian, pada pertandingan babak ketiganya melawan Omar Jasika, Wilfried Tsonga menyadari bahwa ball girl merasa tidak enak badan, jadi Wilfried Tsonga mengambil bola dari tangan ball girltersebut, merangkulnya, dan memapahnya keluar lapangan.

Kedua petenis mendapatkan banyak pujian di media sosial karena aksi mereka tersebut.

 

2. Sportivitas Jack Sock

Jack Sock termasuk salah satu bakat muda yang diharapkan berada di antara petenis-petenis besar di masa depan. Selain servis dan permainannya yang agresif, Sock dikenal dengan sportivitasnya. Tahun ini kelebihannya tersebut ia perlihatkan di beberapa kesempatan.

Pertama, ketika melakoni Hopman Cup dengan melawan Lleyton Hewitt. Hewitt melakukan servis untuk bertahan di set pertama dan servis pertamanya dinyatakan keluar oleh wasit. Begitu Hewitt hendak melakukan servis keduanya, Sock menyarankannya untuk melakukan challengeatas keputusan wasit tersebut, yang tentu membuat Hewitt terkejut. Setelah dilihat kembali, bola ternyata masuk dan Hewitt mendapatkan poin, walaupun pada akhirnya Sock berhasil mengalahkannya.

Sementara di Paris Masters, sportivitas Sock kembali diperlihatkan ketika melawan Richard Gasquet. Servis Gasquet dinyatakan keluar, tetapi Sock menghadiahi poinnya kepada Gasquet tanpa Gasquet harus menyatakan challenge dan mengklaim bahwa bolanya masuk.

 

1. Rafael Nadal tunda pertandingan agar seorang ibu bisa menemukan anak perempuannya

Pada tanggal 28 September, Nadal yang berpasangan dengan Simon Solbas melakoni pertandingan eksibisi melawan mantan petenis terbaik, John McEnroe dan Carlos Moya di Mallorca. Di tengah pertandingan ketika Nadal hendak melakukan servis, ia mendengar seseorang menjerit dari arah penonton. Ternyata itu adalah teriakan seorang ibu yang sedih dan tengah mencari anak perempuannya yang masih balita.

Nadal lalu menghentikan pertandingan agar anak yang hilang tersebut bisa ditemukan. Penghentian tersebut terbayar setelah anak tersebut ditemukan. Anak tersebut dan ibunya pun bertemu dengan penuh haru. Setelah sang ibu menemukan anaknya, ia melambaikan tangan terhadap Nadal sebagai tanda terima kasihnya dan Nadal tersenyum balik.

Artikel Tag: Tenis, Luxembourg Open, australian open, paris masters, Monica Niculescu, Serena Williams, Daria Kasatkina, Jo Wilfried Tsonga, Carla Suarez Navarro, Jack Sock, Rafael Nadal, Novak Djokovic, Andy Murray

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru