Tomas Satoransky Beberkan Alasan Pindah ke Hapoel Tel Aviv
Tomas Satoransky Beberkan Alasan Pindah ke Hapoel Tel Aviv
Berita Basket Eropa: Tomas Satoransky buka suara tentang kepindahannya ke Hapoel Tel Aviv, menyebut kurangnya dukungan institusional dari Barcelona Basket dan masalah fisik yang dialaminya sebagai alasan utama kepergiannya.
Pemain veteran berposisi guard ini bertujuan untuk mengatasi cedera punggungnya dengan peran yang lebih terbatas, sambil tetap ragu tentang masa depannya dalam jangka panjang dan kariernya di tim nasional.
Tomas Satoransky sedang mempersiapkan babak baru dalam kariernya setelah meninggalkan FC Barcelona dan menandatangani kontrak satu tahun dengan Hapoel Tel Aviv.
Dalam sebuah wawancara dengan Miroslav Nemy dari Seznam Zpravy, guard asal Ceko ini mengakui bahwa masalah fisik dan situasi sulit di Barcelona meyakinkannya bahwa sudah saatnya untuk berubah. Pada saat yang sama, pemain berusia 34 tahun ini masih belum yakin tentang apa yang akan terjadi setelah musim mendatangnya di EuroLeague.
Meskipun menjalani musim yang solid di EuroLeague, dengan rata-rata 7,1 poin, 3,5 rebound, 4,3 assist, dan 11,1 PIR, Satoransky akhirnya meninggalkan Spanyol untuk Israel.
Satoransky tetap termotivasi untuk berkompetisi di level tertinggi, tetapi ia tidak tahu berapa lama kariernya akan berlanjut.
Ia menekankan bahwa ia tidak tertarik untuk memperpanjang kariernya hanya dengan pindah ke kompetisi level yang lebih rendah.
"Saya telah banyak berkorban untuk bola basket agar tetap berada di level tertinggi. Saya tidak ingin terus bermain hanya demi bermain di suatu tempat ," kata Tomas Satoransky.
Pemain guard itu juga mempertimbangkan kembali masa depannya bersama tim nasional Ceko. Turnamen besar berikutnya yang secara realistis dapat dicapai negara itu adalah EuroBasket 2029, ketika Satoransky akan berusia hampir 38 tahun.
"Itu cukup tidak realistis," akunya. "Itulah mengapa saya sedang mempertimbangkan apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara mendekatinya."
Artikel Tag: Tomas Satoransky, Hapoel Tel Aviv, Barcelona Basket