Kanal

Sepuluh Tim WNBA Ajukan "Core Offer" ke Bintang Utama Mereka

Penulis: Hanif Rusli
09 Apr 2026, 20:36 WIB

Salah satu nama besar yang menerima penawaran tersebut adalah Napheesa Collier dari klub WNBA Minnesota Lynx. (Foto: AP)

Sebanyak 10 dari 15 tim WNBA telah mengajukan “core qualifying offer” kepada sejumlah pemain bintang sejak periode free agency dibuka pada Senin lalu.

Status “core” dalam WNBA memiliki fungsi serupa dengan franchise tag di NFL, yang memberi hak eksklusif kepada tim untuk bernegosiasi dengan pemain.

Beberapa nama besar yang menerima penawaran tersebut antara lain Sabrina Ionescu dari New York Liberty, Napheesa Collier dari Minnesota Lynx, Kelsey Mitchell dari Indiana Fever, Kelsey Plum dari Los Angeles Sparks, serta Arike Ogunbowale dari Dallas Wings.

Penetapan status core memberikan jaminan kontrak satu tahun dengan nilai maksimum (supermax) yang sepenuhnya dijamin, yakni sebesar 1,4 juta dolar AS untuk musim 2026.

Meski demikian, pemain tetap memiliki ruang untuk menegosiasikan struktur kontrak yang berbeda dengan tim.

Selain mempertahankan pemain kunci, mekanisme ini juga kerap digunakan sebagai strategi untuk mencegah pemain hengkang secara gratis di pasar bebas.

Dalam beberapa kasus, status core memungkinkan tim melakukan skema sign-and-trade untuk mendapatkan kompensasi atas kepergian pemain bintang.

Sejumlah pemain lain yang juga menerima core offer pekan ini meliputi Allisha Gray dari Atlanta Dream, Ariel Atkins dari Chicago Sky, serta Ezi Magbegor dari Seattle Storm.

Dua tim ekspansi terbaru, Portland Fire dan Toronto Tempo, juga memberikan core qualifying offer kepada pemain yang mereka pilih dalam expansion draft pekan lalu.

Bridget Carleton, yang dipilih Portland dari Minnesota Lynx, serta Marina Mabrey, yang dipilih Toronto dari Connecticut Sun, termasuk dalam daftar tersebut.

Selain core offer, tim juga diperbolehkan mengajukan reserved dan restricted qualifying offer kepada pemain selama periode ini, yang resmi dimulai pada Senin.

Tahapan negosiasi dijadwalkan berlangsung mulai Rabu hingga Jumat, sementara penandatanganan kontrak baru dapat dimulai pada Sabtu.

Pemusatan latihan (training camp) akan dibuka pada 19 April, disusul laga pramusim pertama pada 25 April.

Aktivitas free agency tahun ini sempat mengalami penundaan karena proses negosiasi antara liga dan asosiasi pemain terkait perjanjian kerja bersama (CBA) yang baru.

Kesepakatan tersebut akhirnya disetujui dan diratifikasi kedua pihak pada akhir Maret, meski proses finalisasi dokumen lengkap masih berlangsung.

Dengan dimulainya kembali aktivitas offseason, tim-tim WNBA kini bergerak cepat untuk mengamankan pemain inti mereka jelang musim baru.

Artikel Tag: WNBA, Sabrina Ionescu, Napheesa Collier

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru