Pacific Caesar Kurang Konsisten dan Fokus saat Bertahan
Pacific Caesar Kurang Konsisten dan Fokus saat Bertahan
Berita Basket IBL: Pacific Caesar Surabaya menelan kekalahan kedelapan setelah dipecundangi Kesatria Bengawan Solo. Asisten pelatih Andi Prasetyo membeberkan penyebab kekalahan timnya.
Berkat kekalahan 93-68 dari Keastria, pada Minggu malam (8/2), maka Pacific menjadi salah satu tim yang belum pernah menang bersama Satya Wacana Salatiga dengan rekor 0-8.
“Untuk pertandingan kali ini, kami memang harus mengakui keunggulan KBS terutama di kuarter ketiga. Kuarter kedua dan ketiga tadi menjadi kunci, di mana kita kehilangan fokus pada saat bertahan. Terutama di kuarter kedua, banyak turnover yang tidak perlu sehingga dapat dikonfersi menjadi poin,” kata Andi Prasetyo, asisten pelatih Pacific Caesar.
“Jadi memang konsistensinya terutama saat bertahan harus bisa lebih fokus lagi. Ditambah hari ini tembakan dari luar tidak menemukan presentasi baik seperti kemarin. Jadi hasilnya jadi seperti ini,” tambahnya.
Konsistensi penampilan Kesatria sepanjang laga, mempermudah jalan mereka untuk menundukkan Pacific yang sedang kelelahan karena menjalani back-to-back game. Namun bukan hanya faktor fisik saja, Kesatria juga sudah memperbaiki performa mereka. Khususnya dari akurasi tembakan, serta kontribusi pemain bench.
Sebaliknya di kubu Pacific, AJ Bramah memimpin dengan 31 poin dan 16 rebound. Lalu Gregoryshon Magee membukukan 10 poin dan 12 rebound untuk penampilan keduanya bersama Pacific. Kekalahan kali ini menambah panjang daftar performa buruk Pacific hingga pekan kelima musim reguler IBL GoPay 2026.
Pacific akan menjalani dua laga tandang di pekan keenam, menghadapi RANS Simba Bogor (11/2) dan Satya Wacana Salatiga (14/2). Di hari yang sama dengan pertandingan Pacific, Kesatria juga akan menjamu Dewa United Banten (11/2), dan bertamu ke Bandung, untuk menjajal kekuatan Satria Muda Pertamina (14/2).
Artikel Tag: IBL, Pacific Caesar Surabaya, Kesatria Bengawan Solo