Trade-Deadline NBA 2026: Pemenang dan Pecundang
Trade-Deadline NBA 2026: Pemenang dan Pecundang - sumber: (mainbasket)
Berita Basket NBA tahun ini kembali memanas dengan spekulasi besar seputar bursa transfer pemain, terutama terkait Giannis Antetokounmpo. Banyak yang menduga akan terjadi perpindahan besar sebelum batas waktu transfer, namun pada kenyataannya, Giannis masih setia bersama Milwaukee Bucks. Meskipun langkah besar ini tidak terwujud, beberapa pesaing justru berhasil memperkuat tim mereka, sementara yang lain mengalami kegagalan total.
Para pendukung Bucks setidaknya bisa sedikit lega karena tidak harus mengucapkan selamat tinggal pada Giannis saat ini. Namun, mereka tetap harus bersiap menghadapi rumor pertukaran pemain selama lima bulan ke depan sambil melihat tim mereka berusaha menyeimbangkan antara keinginan untuk kalah secara strategis dan kebutuhan untuk membuktikan kepada Giannis bahwa mereka memiliki fondasi tim yang bersaing di masa depan. Penundaan rasa sakit ini tetap terasa menyakitkan.
Tim-tim yang paling dirugikan dalam situasi Giannis adalah mereka yang telah berharap untuk mendapatkan jasanya, seperti Miami Heat dan Golden State Warriors, yang berada di batas akhir babak Play-In. Meskipun mereka mungkin akan memiliki kesempatan lain musim panas ini, kehilangan peluang untuk memperkuat tim tahun ini merupakan kerugian besar, dan mereka mungkin harus bersaing lebih keras untuk mendapatkannya di luar musim.
Salah satu tim yang dianggap pemenang dalam batas waktu transfer kali ini adalah Los Angeles Clippers. Meskipun peluang mereka untuk melangkah jauh di babak playoff tahun ini hancur, mereka bersiap untuk perubahan besar dengan kemungkinan berpisah dengan Kawhi Leonard. Mereka berhasil menukar James Harden dan Ivica Zubac dengan Darius Garland, Bennedict Mathurin, Isaiah Jackson, dan dua pilihan putaran pertama. Ini merupakan hasil yang cukup baik dari segi aset draft dan talenta muda.
Tim lain yang juga dianggap sukses adalah Chicago Bulls. Meskipun biasanya bermain konservatif, kali ini mereka mengambil risiko besar dengan menukar Nikola Vucevic, Coby White, dan beberapa pemain lainnya untuk mendapatkan Jaden Ivey, Anfernee Simons, dan sejumlah pilihan putaran kedua dalam draft NBA. Langkah ini penuh risiko, namun jika satu atau dua pemain yang mereka dapatkan bersinar, bisa jadi ini menjadi titik balik bagi Bulls.
Oklahoma City Thunder juga keluar sebagai pemenang dengan mendatangkan Jared McCain yang menambah kedalaman skuad mereka. Meskipun McCain sedikit kesulitan tahun ini, potensinya sebagai penembak dan kreator sekunder memberikan nilai tambah bagi Thunder.
Di sisi lain, Golden State Warriors mengalami kekalahan besar dalam bursa transfer kali ini. Tidak hanya gagal mendapatkan Giannis, mereka juga menjual Jonathan Kuminga dengan harga rendah dan hanya mendapatkan kontrak Kristaps Porzingis yang segera berakhir. Langkah ini dinilai tidak efektif mengingat kebutuhan mereka akan pemain bertahan dan kedalaman skuad.
Washington Wizards juga dinilai membuat keputusan buruk dengan mendapatkan Trae Young dan memperkuat tim dengan Anthony Davis. Keputusan ini dianggap mengunci mereka dalam situasi sulit dengan anggaran yang besar.
Terakhir, Philadelphia 76ers dianggap merugi dengan melepas Jared McCain ke Thunder demi penghematan pajak mewah, padahal mereka memiliki Tyrese Maxey dan Joel Embiid yang bermain di level All-NBA. Keputusan ini menuai kritik karena dianggap mengabaikan potensi kesuksesan jangka pendek mereka. (tor)
Foto: ESPN
Artikel Tag: Milwaukee Bucks, Giannis Antetokounmpo, Joel Embiid