Dimitris Giannakopoulos Bicara Mengenai Masa Depan
Dimitris Giannakopoulos Bicara Mengenai Masa Depan
Berita Basket Eropa: Dengan mengklaim bahwa nilai Panathinaikos kini mencapai €500 juta, pemilik Dimitris Giannakopoulos mengakui kemungkinan dirinya beralih menjadi sekadar pendukung dalam waktu lima tahun ke depan.
Ia membela kiprah Ergin Ataman dan berpendapat bahwa Olympiacos tidak bisa dibandingkan dengan klubnya, sembari menyoroti kurangnya niat dari pihak rival untuk berdamai.
Pemilik Panathinaikos AKTOR Athens, Dimitris Giannakopoulos, berbicara terbuka mengenai masa depannya bersama klub, musim lalu, serta rivalitas dengan Olympiacos Piraeus dalam sebuah wawancara dengan Euro Insiders.
Giannakopoulos merupakan salah satu tokoh paling kontroversial dalam ekosistem EuroLeague. Ia telah menerima sejumlah sanksi skorsing dan denda akibat tindakan provokatifnya selama pertandingan serta unggahan emosional di media sosial.
Terlepas dari kontroversi yang terus menyertainya, pengusaha asal Yunani ini tetap menunjukkan kecintaannya terhadap klub dan telah berperan membawa Panathinaikos mencapai puncak kejayaan bola basket Eropa dalam beberapa tahun terakhir.
Giannakopoulos tetap bersikap positif saat ditanya apakah musim lalu dianggap sebagai sebuah keberhasilan atau kegagalan, serta bagaimana ia mendefinisikan musim tersebut.
"Sebenarnya, menurut saya ini bukan sebuah kegagalan. Saya menganggapnya sebagai sebuah keberhasilan karena kita memiliki stadion terbaik di Eropa. Panathinaikos sebelumnya tidak pernah memiliki stadion milik klub sendiri. Saya rasa siapa pun di seluruh dunia yang melihatnya akan merasa sangat takjub. Menurut saya, ini adalah keberhasilan besar—melihat kehadiran keluarga-keluarga serta seluruh masyarakat Yunani yang menelepon dan meminta tiket."
Namun, terkait hasil pertandingan bola basket, pandangannya tidak terlalu positif.
"Dari segi bola basket, saya mengharapkan hasil yang lebih baik. Itu salah satu alasan mengapa kami mengubah pendekatan tahun ini. Menurut saya, musim ini memang kurang beruntung. Saya rasa ini bukan musim pembelajaran."
Artikel Tag: Ergin Ataman, Dimitris Giannakopoulos