Kanal

Jonatan Christie Ungkap Faktor Kekalahan Prematur di Japan Open 2026

Penulis: Viggo Tristan
14 Jul 2026, 21:47 WIB

Jonatan Christie ungkap faktor kekalahan di 32 besar Japan Open 2026. (Gambar: PBSI)

Berita Badminton Indonesia : Pebulutangkis tunggal putra Indonesia yaitu Jonatan Christie membeberkan penyebabnya tidak bisa melangkah jauh di Japan Open 2026. Ia kurang bisa beradaptasi dengan shuttlecock yang kencang.

Bertanding melawan Panitchaphon Teeraratsakul, Jonatan Christie tentunya diharapkan untuk bisa meraih kemenangan. Namun sayang, Jonatan under perform dan harus kalah dalam pertarungan straight game. Bicara soal hasil negatif tersebut, Jonatan membeberkan penyebabnya. Ia kurang bisa adaptasi dengan shuttlecock yang lebih kencang daripada sesi latihan.

"Pertama kondisi shuttlecock-nya cukup berbeda dari kemarin saya tes lapangan, hari ini jauh lebih kencang, jauh lebih cepat juga lajunya. Jadi tadi juga sebenarnya sedikit berubah cara mainnya, pola strateginya tapi ya tadi masih kurang bisa mengatasi perubahan cara bermainnya itu. Bisa dibilang juga saya terlambat bereaksi dan beradaptasi terutama di gim kedua. Sempat ambil beberapa poin beruntun tapi sudah terlalu jauh beda jaraknya, cukup sulit untuk untuk mengejar. Hari ini Panitchapon juga bermain lebih agresif," ucap Jonatan saat diwawancara oleh media setempat.

"Sebenarnya main dia mirip-mirip saat kemarin bertemu di Indonesia Open tapi di sini dengan kondisi bola yang seperti tadi membuat dia lebih nyaman bermain dengan karakter dia yang lebih menyerang," pungkasnya sekali lagi.

Kekalahan ini membuat Indonesia hanya menyisakan dua wakil di turnamen Japan Open 2026. Alwi Farhan berhasil melesat ke babak 16 besar setelah mengalahkan Kenta Nishimoto. Sementara itu, Moh Zaki Ubaidillah masih harus berjumpa Rasmus Gemke di 32 besar.

Artikel Tag: Jonatan Christie, Panitchaphon Teeraratsakul, Japan Open 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru