Dejan/Bernadine Langsung Kandas di Babak Pertama Indonesia Open 2026
Dejan Ferdinansyah-Bernadine Anindya Wardana/[Foto:PBSI]
Hasil minor diraih oleh pasangan ganda campuran Merah Putih, Dejan Ferdinansyah / Bernadine Anindya Wardana yang harus terhenti di babak pertama turnamen kandang Indonesia Open 2026 BWF World Tour Super 1000 setelah menyerah dari wakil asal China, Cheng Xing / Zhang Chi.
Dejan Ferdinansyah / Bernadine Anindya Wardana harus mengakui keunggulan Cheng Xing Zhang Chi lewat pertandingan mudah dua game langsung dengan skor 10-21 dan 9-21, dalam pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan Jakarta pada Selasa (2/6) siang WIB.
Kekalahan Dejan Ferdinansyah / Bernadine Anindya Wardana tentu sangat disayangkan, apalagi bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh dari pendukung tuan rumah.
Sebelumnya pasangan ganda campuran Pelatnas Cipayung, Adnan Maulana / Indah Cahya Sari Jamil berhasil mencapai babak 16 besar turnamen bergengsi di kandang sendiri Indonesia Open 2026 BWF World Tour Super 1000 setelah menyingkirkan wakil asal Prancis, Julien Maio / Lea Palermo.
Namun, tiket 16 besar tak diraih Adnan Maulana / Indah Cahya Sari Jamil dengan mudah karena harus bertarung ketat hingga rubber game dengan skor 14-21, 21-19 dan 21-11.
Adnan/Indah memulai game pertama dengan buruk tertinggal 3-7 dan 5-10. Namun, lima angka beruntun berhasil diraih pasangan Indonesia untuk menyamakan kedudukan menjadi imbang 10-10 sebelum pasangan Prancis menutup interval dengan selisih dari angka.
Namun sayang, selepas restart Adnan/Indah kembali harus tertinggal dari pasangan Prancis yang merangkai empat poin beruntun untuk memimpin 10-15. Pasangan Indonesia berupaya untuk membalas namun tak cukup untuk membendung ketangguhan Julien/Palermo untuk menutup game pertama.
Tak mau kalah lebih cepat, Adnan/Indah mencoba mengambil alih kendali permainan sedari menit awal game kedua. Hasilnya, mereka langsung unggul cepat 4-1 hingga menutup interval dengan kedudukan 11-7.
Keunggulan Adnan/Indah terus berlanjut selepas restart melebarkan jarak poin menjadi 19-12. Meskipun pasangan Prancis bisa mengejar ketertinggalan hingga selisih hanya satu poin saja, namun Adnan/Indah berhasil menutup game kedua dan memaksakan dilakukan pertai penentuan.
Tak ingin kehilangan momentum, Adnan/Indah langsung tampil menekan di game ketiga unggul cepat 4-1 hingga menutup interval dengan kedudukan 11-7.
Dukungan penuh dari publik Istora tampaknya membuat Adnan/Indah kian bersemangat hingga berhasil kian menjauh hingga merebut kembali game penentuan, sekaligus memastikan tiket 16 besar Indonesia Open 2026.
Artikel Tag: PBSI, Adnan Maulana, Indah Cahya Sari Jamil, Dejan Ferdinansyah, Bernadine Anindya Wardana, Istora Senayan, Zhang Chi, Cheng Xing, Indonesia Open 2026