Kanal

Atlet Bertubuh Tinggi Keluhkan Tempat Tidur Kontainer di Asian Games 2026

Penulis: Hanif Rusli
17 Sep 2026, 20:03 WIB

Berbeda dari Olimpiade yang biasanya memiliki kampung atlet khusus, panitia Asian Games 2026 memilih menggunakan sejumlah fasilitas akomodasi sementara. (Foto: BBC)

Akomodasi sementara berupa bangunan kontainer kayu untuk ribuan atlet menjadi sorotan menjelang pembukaan Asian Games 2026 di Nagoya dan Prefektur Aichi, Jepang, Sabtu (19/9).

Jung Jae-yong, Wakil Presiden Asosiasi Bola Basket Korea Selatan, mengatakan kondisi tempat tinggal tersebut merupakan yang terburuk yang pernah ditemuinya dalam ajang olahraga internasional.

"Atlet yang tingginya lebih dari dua meter bahkan tidak bisa meluruskan kaki di tempat tidur. Ini tidak masuk akal," kata Jung kepada AFP.

Sekitar 17.000 atlet dan ofisial akan mengikuti Asian Games kali ini, lebih banyak dari perkiraan awal sebanyak 15.000 orang.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran mengenai ketersediaan tempat tidur dan akomodasi peserta.

Bangunan kontainer yang dirancang untuk menampung sekitar 2.000 peserta sekaligus dapat digunakan kembali sebagai fasilitas evakuasi bencana setelah Asian Games.

Namun, fasilitas tersebut mendapat sejumlah keluhan dari atlet.

Seorang anggota tim bola basket Korea Selatan bahkan mengunggah video yang memperlihatkan pipa bocor dan lantai kamarnya tergenang air. Dalam unggahan tersebut, ia menulis permintaan bantuan.

Akomodasi kontainer juga sempat dikosongkan sementara setelah hujan dengan curah tinggi mengguyur Nagoya pekan lalu dan menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.

Kebocoran air juga dilaporkan terjadi di beberapa venue pertandingan.

Jung mengatakan kekhawatiran mengenai akomodasi tersebut juga disampaikan perwakilan sejumlah negara peserta.

Pemerintah India bahkan membangun replika bangunan kontainer untuk membiasakan para atletnya dengan kondisi tempat tinggal sebelum berangkat ke Jepang.

Manajer akomodasi Asian Games 2026, Yuta Matsuo, mengatakan panitia menyadari adanya ketidakpuasan dan kekhawatiran dari delegasi atlet.

"Kami sepenuhnya menyadari ketidakpuasan dan kekhawatiran yang disampaikan delegasi atlet," kata Matsuo kepada Reuters.

Ia menambahkan panitia sedang mengambil langkah konkret untuk memperbaiki lingkungan tempat tinggal para atlet.

Berbeda dari Olimpiade yang biasanya memiliki kampung atlet khusus, panitia Asian Games memilih menggunakan sejumlah fasilitas akomodasi sementara.

Selain kontainer, sekitar 4.000 hingga 5.000 peserta akan tinggal di kapal pesiar Italia yang tiba di Nagoya pada Selasa. Peserta lainnya ditempatkan di hotel.

Jumlah peserta meningkat setelah teqball dan padel dimasukkan ke dalam program Asian Games.

Pada pertengahan Agustus, Olympic Council of Asia memperkirakan jumlah peserta mencapai sekitar 17.000 orang.

Gubernur Aichi sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Hideaki Omura sebelumnya mengatakan anggaran dan persiapan awal hanya disusun untuk 15.000 orang.

Namun, panitia dan Olympic Council of Asia kemudian menyatakan seluruh lebih dari 17.000 atlet dan ofisial yang mendaftar sebelum batas waktu Juli telah memperoleh akomodasi yang sesuai untuk Asian Games.

Asian Games 2026 secara resmi dibuka pada Sabtu dan berlangsung hingga 4 Oktober. Sejumlah pertandingan, termasuk bola basket dan sepak bola, telah dimulai lebih awal.

Artikel Tag: Asian Games, olimpiade, Asian Games 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru