AS Monaco Ungkap Alasan Balogun Batal Pindah ke Everton
Direktur Eksekutif AS Monaco sebut kekecewaan Folarin Balogun jadi pemicu utama. (Foto: Valery HACHE / AFP via Getty Images)
Berita Transfer: Penyerang AS Monaco dan tim nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun, menghentikan secara sepihak proses kepindahannya ke Everton akibat merasa tidak dihargai oleh manajemen tim lawan selama menjalani proses pemeriksaan medis.
Everton sebelumnya sempat ragu dan mempertanyakan kebugaran sang pemain saat tes medis berlangsung. Kendati tim medis dari kedua klub akhirnya mencapai kesepakatan untuk melanjutkan proses transfer, Balogun yang sudah merasa kecewa dan tidak nyaman memilih mundur dari negosiasi di detik-detik akhir.
Direktur Eksekutif Monaco, Thiago Scuro, mengonfirmasi bahwa dokumen transfer sebenarnya sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak lima menit sebelum tenggat waktu berakhir. Keputusan mendadak sang penyerang membatalkan kontrak jangka panjang tersebut murni dipicu oleh perlakuan tim medis lawan yang meragukan kondisi fisiknya.
"Lima menit sebelum penutupan jendela transfer... Saya menandatangani kontrak, dan Everton menandatangani kontrak. Pada saat-saat terakhir, pemain memutuskan untuk tidak menandatangani. Dugaan Balogun adalah: 'Saya merasa tidak nyaman dengan cara klub memperlakukan saya. Saya merasa tidak nyaman dengan cara departemen medis Everton meragukan masa depan atau kesehatan saya. Saya tidak mengalami masalah apa pun, jadi saya tidak nyaman menandatangani kontrak jangka panjang di sini'," ujar Scuro.
Keputusan Balogun membuat manajer Everton, David Moyes, harus menghadapi krisis lini depan setelah ditinggal Beto yang hengkang ke Fiorentina. Pihak klub sejauh ini baru berhasil mengamankan kembali pinjaman Jack Grealish dari Manchester City serta merampungkan transfer Ainsley Maitland-Niles dari Lyon.
Pembatalan mendadak ini juga memicu efek domino yang merugikan bagi kondisi finansial AS Monaco. Pihak klub kasta tertinggi Prancis tersebut sebelumnya membatalkan penjualan Lamine Camara ke Chelsea karena meyakini transfer Folarin Balogun akan tuntas tepat waktu.
Meski jendela transfer Inggris telah ditutup, Scuro menegaskan bahwa pihak klub masih membuka negosiasi dengan beberapa tim dari kompetisi lain yang bursa transfernya masih aktif. Manajemen Monaco berpacu dengan waktu untuk melepas pemain berusia 25 tahun tersebut sebelum tenggat transfer negara lain berakhir.
Artikel Tag: Everton, AS Monaco, Folarin Balogun