Kanal

Anthony Yarde Akui Beterbiev Punya Pukulan Lebih Mematikan dari Benavidez

Penulis: Abdi Ardiansyah
18 Jun 2026, 22:50 WIB

Anthony Yarde

Berita Tinju : Anthony Yarde memberikan penilaian menarik terkait perbandingan kekuatan pukulan antara David Benavidez dan Artur Beterbiev, dua nama besar yang pernah mengalahkannya dalam duel perebutan gelar juara dunia.

Yarde menghadapi Beterbiev pada Januari 2023 dalam laga perebutan sabuk juara dunia kelas berat ringan. Saat itu, petinju Inggris tersebut tampil berani dan mampu memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya kalah melalui penghentian pertandingan pada ronde kedelapan.

Meski kalah, penampilan Yarde mendapat banyak pujian karena mampu membuat Beterbiev bekerja keras. Namun, kekuatan pukulan juara asal Rusia itu pada akhirnya menjadi faktor pembeda. Beterbiev mempertahankan gelar WBC, IBF, dan WBO yang saat itu berada dalam genggamannya.

Hampir dua tahun berselang, Yarde kembali mendapat kesempatan bertarung di level tertinggi. Kali ini lawannya adalah David Benavidez yang saat itu menyandang gelar juara dunia WBC kelas berat ringan.

Laga tersebut berlangsung cukup berat bagi Yarde. Benavidez tampil dominan dengan kombinasi pukulan cepat dan tekanan tanpa henti. Setelah sempat terjatuh pada ronde ketujuh, Yarde akhirnya dihentikan wasit dalam kondisi masih berdiri.

Meski demikian, saat diminta membandingkan kedua lawannya, Yarde justru menilai Beterbiev memiliki daya hancur yang lebih besar.

"Saya menghadapi mereka di waktu yang berbeda dan dengan kondisi yang berbeda juga. Sulit membandingkannya secara langsung karena gaya bertarung mereka tidak sama. Tetapi jika berbicara soal kekuatan murni, saya akan mengatakan Beterbiev adalah yang paling kuat dan memiliki pukulan paling keras," ujar Yarde.

Ia kemudian menjelaskan bahwa pukulan Benavidez memang sangat aktif dan cepat, namun tidak memberikan efek yang sama seperti yang ia rasakan saat menghadapi Beterbiev.

"Ketika saya berada di ring melawan Benavidez, dia terus memukul dan memiliki kecepatan tangan yang luar biasa. Namun banyak pukulannya tidak benar benar melukai saya seperti yang dirasakan saat menghadapi Beterbiev," lanjutnya.

Pernyataan Anthony Yarde menarik perhatian karena Benavidez baru saja mencatat kemenangan besar atas Gilberto Ramirez di kelas penjelajah. Petinju berjuluk "The Mexican Monster" itu merebut gelar WBA dan WBO setelah menang knockout pada ronde keenam dalam debutnya di divisi 200 pound.

Sementara itu, Beterbiev belum kembali bertarung sejak kehilangan status juara dunia tak terbantahkan kelas berat ringan usai kalah angka dari Dmitry Bivol pada Februari 2025. Meski kini sudah berusia 41 tahun, reputasinya sebagai salah satu pemukul terkeras dalam sejarah tinju modern tampaknya masih diakui oleh para rival yang pernah berbagi ring dengannya, termasuk Anthony Yarde.

Artikel Tag: David Benavidez, kelas berat ringan, Artur Beterbiev

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru