Anthony Joshua Tegas Tolak Duel Lawan Fury Dipindah ke Amerika Serikat
Anthony Joshua
Berita Tinju - Eddie Hearn mengungkapkan Anthony Joshua mulai kehilangan kesabaran dalam proses negosiasi duel melawan Tyson Fury. Menurut promotor Matchroom Boxing tersebut, Joshua tetap bersikeras pertarungan harus berlangsung di Inggris sesuai kesepakatan awal yang tercantum dalam kontraknya.
Duel Joshua dan Fury diproyeksikan berlangsung pada November setelah kedua mantan juara dunia kelas berat itu menyelesaikan pertarungan masing masing pada bulan lalu. Namun, hingga kini persoalan lokasi masih menjadi salah satu hambatan utama dalam proses finalisasi laga.
Fury lebih dulu naik ring di Thailand untuk menghadapi veteran Polandia Mariusz Wach. Meski tampil tanpa banyak kesulitan, penampilan petinju berusia 37 tahun tersebut dinilai tidak terlalu meyakinkan sebelum akhirnya menang melalui penghentian pada ronde ketujuh.
Joshua kemudian menjalani pertarungan melawan Kristian Prenga di Arab Saudi. Laga yang semula diperkirakan berjalan mudah justru berubah menjadi ujian serius setelah Joshua dua kali terjatuh pada ronde pertama.
Mantan juara dunia tersebut akhirnya bangkit dan menghentikan Prenga pada ronde kedua. Namun, penampilan itu justru memunculkan pertanyaan mengenai ketahanan pukulan Joshua menjelang duel besar melawan Fury.
Di luar ring, persoalan lokasi kini menjadi perhatian utama. Hearn mengatakan kontrak awal Joshua menyebut pertarungan melawan Fury harus digelar di Inggris. Namun, muncul dorongan agar laga tersebut dipindahkan ke Amerika Serikat, dengan Madison Square Garden di New York disebut sebagai kandidat venue.
Hearn mengaku telah berulang kali membahas permintaan tersebut dengan Joshua. Namun, petinju berusia 36 tahun itu tetap pada pendiriannya.
"AJ bersikeras pertarungan ini harus berlangsung di Inggris. Saya sudah berkali kali kembali kepadanya karena setelah rapat, pihak penyelenggara selalu mengatakan kepada saya, 'Ayo, Eddie, bicarakan lagi dengan AJ.'"
Menurut Hearn, permintaan tersebut akhirnya membuat Joshua mulai geram karena ia merasa kesepakatan mengenai lokasi sudah jelas sejak awal.
"Saya sudah kembali kepadanya sekitar enam kali dan akhirnya dia kehilangan kesabaran. Dia mengatakan, 'Ed, saya sudah bilang, saya ingin pertarungan ini berlangsung di Inggris. Itu yang kami sepakati dalam kontrak,'" ujar Hearn kepada IFL TV.
Jika Madison Square Garden benar benar dipilih sebagai lokasi, Joshua akan kembali ke New York untuk pertama kalinya sejak kekalahan mengejutkan dari Andy Ruiz Jr pada 2019. Kekalahan tersebut menjadi satu satunya noda besar dalam perjalanan karier Anthony Joshua di Amerika Serikat.
Bagi Hearn, persoalan lokasi kini menjadi ujian terakhir sebelum duel yang telah lama dinantikan publik Inggris itu akhirnya dapat diumumkan secara resmi.
Artikel Tag: Tyson Fury, Anthony Joshua, Eddie Hearn, Heavyweight, madison square garden, Matchroom Boxing