Anthony Joshua Gandeng Dua Mantan Pelatih Tyson Fury
Anthony Joshua
Berita Tinju - Anthony Joshua mengambil langkah menarik dalam persiapannya menghadapi Tyson Fury. Petinju asal Inggris tersebut bukan hanya kembali bekerja dengan Ben Davison, tetapi juga membuka peluang melibatkan Peter Fury, sosok yang pernah berada di sudut Tyson Fury.
Joshua dan Fury akan bertemu di Principality Stadium, Cardiff, pada 11 Desember 2026. Duel tersebut menjadi salah satu pertarungan kelas berat paling dinantikan setelah keduanya bertahun tahun berada dalam jalur yang sama tanpa pernah benar benar bertemu.
Joshua terakhir kali bertanding pada Juli 2026 ketika menghentikan Kristian Prenga pada ronde kedua. Pertarungan itu menjadi laga keduanya bersama tim Oleksandr Usyk, setelah sebelumnya ia juga menggunakan tim tersebut saat menghadapi Jake Paul pada Desember 2025.
Namun, komposisi tim Joshua kini mengalami perubahan. Ben Davison dipastikan kembali bekerja bersama Joshua secara penuh untuk kamp menghadapi Fury. Davison sebelumnya pernah menangani Tyson Fury dan juga bekerja dengan Joshua sebelum keduanya berpisah.
Joshua kemudian mengungkapkan bahwa Peter Fury juga siap memberikan bantuan. Peter merupakan paman Tyson dan sosok yang memiliki peran penting dalam perkembangan awal karier keponakannya.
“Saya berbicara dengan Peter Fury. Dia juga bersedia membantu saya. Saya akan berbicara dengannya. Terakhir kali saya berbicara dengannya sekitar sebulan lalu,” ujar Joshua.
Ia menjelaskan hubungan tersebut bermula dari Matty Harris, petinju yang berlatih bersama Peter Fury.
Joshua menegaskan bahwa alasan dirinya melibatkan Davison dan Peter bukan semata karena keduanya memiliki pengalaman bekerja dengan Tyson Fury. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat membantu timnya mengidentifikasi detail tertentu yang bisa dimanfaatkan dalam pertarungan.
“Saya harus mengendalikan pertarungan saya melawan Fury, tetapi juga mengambil sentuhan mereka. Ketika dua kekuatan besar ini bersatu, saya rasa hasilnya bisa sangat bagus. Saya benar benar percaya dengan itu,” kata Joshua.
Peter Fury memiliki rekam jejak penting di kelas berat. Ia menjadi sosok di balik strategi Tyson Fury ketika mengalahkan Wladimir Klitschko melalui keputusan mutlak pada 2015.
Pada Mei 2026, Peter juga berada di sudut Rico Verhoeven saat menghadapi Oleksandr Usyk. Verhoeven, yang baru menjalani laga profesional keduanya, mampu memberikan perlawanan sengit sebelum dihentikan Usyk pada ronde ke-11.
Dengan masuknya dua nama yang pernah bekerja dekat dengan Tyson Fury, Anthony Joshua kini memiliki tambahan pengalaman khusus menghadapi lawannya. Namun, susunan akhir tim kepelatihannya masih menjadi perhatian menjelang pertarungan pada Desember mendatang.
Artikel Tag: Tyson Fury, Anthony Joshua, Peter Fury, Ben Davison, Heavyweight