Ancaman Larangan Balapan F1 untuk Bearman Berkurang
Ancaman Larangan Balapan F1 untuk Bearman Berkurang - sumber: (racingnews365)
Berita F1: Oliver Bearman mendapatkan dua poin penalti FIA dihapus dari super-lisensinya menjelang Sprint Grand Prix Kanada. Poin penalti ini biasanya bertahan selama 12 bulan sejak diterbitkan. Bearman sebelumnya mengantongi dua poin pada 23 Mei 2025, karena menyalip pebalap Williams, Carlos Sainz, saat bendera merah dikibarkan dalam sesi latihan Grand Prix Monaco.
Menjelang akhir pekan di Kanada, Bearman memiliki total 10 poin penalti di super-lisensinya, termasuk empat poin akibat insiden kecelakaan di bawah kondisi bendera merah saat memasuki pit-lane dengan kecepatan tinggi di Grand Prix Inggris 2025. Setelah masa berlaku poin penalti dari Monaco habis, pebalap Haas ini kini memiliki 8 poin, dengan empat poin berikutnya yang akan dihapus adalah dari insiden di Silverstone, yang dijadwalkan pada 5 Juli, bertepatan dengan hari Grand Prix Inggris.
Poin penalti yang tersisa akan habis masa berlakunya sebagai berikut: dua poin akan kedaluwarsa pada 7 September 2026, akibat tabrakan dengan Carlos Sainz di Grand Prix Italia 2025; satu poin akan kedaluwarsa pada 8 November 2026, karena mengemudi dengan cara yang dianggap berpotensi berbahaya terhadap Liam Lawson di Sprint GP Sao Paulo 2025; dan satu poin akan kedaluwarsa pada 7 Desember 2026, karena melakukan lebih dari satu perubahan arah saat bertahan di Grand Prix Abu Dhabi 2025.
Bearman tetap menjadi pebalap dengan jumlah poin penalti terbanyak di lintasan, yakni delapan poin, unggul dua poin dari pebalap Racing Bulls, Liam Lawson.
Artikel Tag: Oliver Bearman