Zlatan Ibrahimovic Kenang Kepindahannya dari AC Milan ke PSG
Zlatan Ibrahimovic. (Foto: Manuel Blondeau/Icon Sport)
Berita Sepak Bola: Eks timnas Swedia, Zlatan Ibrahimovic, menceritakan terkait proses kepergiannya dari AC Milan ke Paris Saint-Germain pada tahun 2012 yang lalu.
Zlatan Ibrahimovic sempat bermain di beberapa klub selama karier sepakbolanya, termasuk empat tahun di Paris Saint-Germain. Dari tahun 2012 hingga 2016, Zlatan bermain di Paris dan membawa PSG ke level yang lebih tinggi, menjadi legenda bagi klub raksasa Ligue 1 tersebut. Selama 180 penampilannya mengenakan seragam Paris, penyerang jangkung itu mencetak 156 gol yang mengesankan dan memberikan 54 assist.
Dalam wawancara dengan Gazzetta dello Sport, Ibrahimovic buka-bukaan soal kepergiannya dari AC Milan, klub yang baru ia bela selama dua tahun sebelum hijrah ke Paris.
"Tiba di Paris sangat sulit," kata Ibrahimovic kepada media Italia tersebut.
"Saya tidak ingin meninggalkan Milan, di mana saya merasa bahagia. Pada awal musim panas, saya berkata kepada Galliani (wakil presiden AC Milan saat itu), 'Berjanjilah kepada saya bahwa Anda tidak akan menjual saya,' dan dia berkata, 'Oke'. Suatu hari, saya menerima beberapa telepon. Saya mulai memahami apa yang terjadi, dan ketika saya berbicara dengan Mino (Raiola, agennya), ia mengatakan kepada saya, "Semuanya sudah selesai," dan saya menjawab bahwa saya tidak menginginkannya."
"Mereka menempatkan Thiago Silva dan saya dalam satu paket. Saya melihat proyek yang mereka inginkan, dan pada akhirnya, saya berkata ya. Saya adalah orang yang memegang teguh kata-kata saya, dan pada akhirnya, itu fantastis."
Meskipun demikian, daya tarik Paris dan tantangan untuk berkontribusi pada kesuksesan PSG mungkin telah mempengaruhi pemain asal Swedia yang penuh teka-teki ini.
Selama Ibrahimovic berada di PSG, ia mengukuhkan diri sebagai salah satu pencetak gol paling produktif dalam sejarah klub. Dia memegang gelar pencetak gol terbanyak sepanjang masa PSG setelah penampilan yang mengesankan sampai Edinson Cavani berhasil melewatinya.
Terlepas dari itu, rekor-rekor itu dimaksudkan untuk dipecahkan dalam dunia sepak bola yang dinamis. Tongkat estafet akhirnya diberikan kepada Kylian Mbappe, seorang pemain muda berbakat yang hingga saat ini masih menjadi andalan Les Parisiens.
Artikel Tag: Zlatan Ibrahimovic, AC Milan, Paris Saint-Germain