Xavi Hernandez Ingin Menghidupkan Total Football di Timnas Belanda
Xavi Hernandez siapkan revolusi Oranje, misi besarnya bikin Belanda berani lagi. (Foto: Rene Nijhuis/MB Media/Getty Images)
Berita Sepak Bola: Xavi Hernandez resmi memulai era baru bersama Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia berikutnya. Mantan gelandang dan pelatih Barcelona tersebut membawa ambisi besar untuk memberikan energi baru kepada Oranje, membangun tim yang berani mengambil inisiatif, menguasai permainan, serta tampil dengan penuh gairah.
Pelatih berusia 46 tahun itu menyadari dirinya menjadi orang asing pertama yang menangani Belanda dalam hampir 50 tahun. Ernst Happel menjadi pelatih asing terakhir Oranje ketika membawa mereka ke final Piala Dunia 1978. Namun, Xavi merasa memiliki kedekatan dengan filosofi sepak bola Belanda yang sangat memengaruhi perjalanan kariernya.
"Kami memiliki banyak pemain berbakat, tetapi yang terpenting bagi saya adalah menciptakan sebuah tim dan kelompok. Secara sepak bola, kami ingin menciptakan tim yang sangat berani untuk mendominasi pertandingan dan mengambil inisiatif dengan bola," kata Xavi dalam konferensi pers pada Selasa (25/8/2026).
Xavi juga ingin membangun mentalitas kuat dalam skuadnya. Menurutnya, kemampuan individu tidak akan cukup apabila para pemain tidak memiliki karakter kolektif. Ia ingin Oranje menunjukkan gairah, keinginan, dan ambisi dalam setiap pertandingan, sekaligus menciptakan identitas permainan yang jelas di bawah arahannya.
"Kami ingin menunjukkan kepada semua orang sebuah tim dengan gairah, keinginan, dan ambisi. Ini sangat penting bagi saya sebagai pelatih," lanjut Xavi Hernandez.
Filosofi Xavi memiliki hubungan erat dengan tradisi sepak bola Belanda. Ia belajar banyak dari konsep total football yang diperkenalkan Rinus Michels dan Johan Cruyff, termasuk ketika keduanya memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan sepak bola Barcelona. Kini, Xavi ingin membawa kembali ilmu tersebut kepada federasi Belanda.
"Saya memahami bahwa sekarang saya adalah orang asing di sini, tetapi saya belajar banyak dari cara bermain Belanda. Apa yang saya pelajari itu ingin saya kembalikan kepada federasi ini," ujar Xavi Hernandez.
Selain menerapkan filosofi permainan, Xavi ingin membangun hubungan kuat antara pemain dan staf. Ia menilai keberhasilan Timnas Belanda membutuhkan kerja sama seluruh elemen, bukan hanya kualitas individu. Karena itu, menciptakan suasana seperti keluarga menjadi salah satu prioritasnya selama menangani Oranje.
"Saya di sini untuk membantu semua pemain dan seluruh staf. Saya di sini untuk menciptakan sebuah keluarga besar agar kami bisa menang. Itulah tujuan utama kami sekarang sebagai staf, terutama bagi saya sebagai pelatih kepala," tegasnya.
Tekanan besar sudah menanti Xavi karena masyarakat Belanda memiliki ekspektasi tinggi terhadap gaya permainan tim nasional. Namun, pengalaman sebagai pemain dan pelatih membuatnya terbiasa menghadapi tuntutan besar. Ia bahkan mengaku menikmati tekanan tersebut karena merasa memiliki mentalitas seorang pemenang.
"Saya memahami di mana saya berada dan saya merasakan tekanan itu, tetapi saya menyukai tekanan seperti ini. Saya seorang pemenang. Itulah yang saya tunjukkan sepanjang karier sebagai pemain dan pelatih, dan saya siap," kata Xavi.
Kontrak empat tahun memberi Xavi kesempatan membangun fondasi jangka panjang bersama Oranje. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan filosofi tersebut ke lapangan dan membentuk skuad yang mampu menjalankannya. Xavi kini memiliki kesempatan untuk membawa Belanda kembali menjadi tim yang berani, dominan, dan membanggakan pendukungnya.
Artikel Tag: Xavi Hernandez, Timnas Belanda