Willian Pacho Bercerita Dampak Jadi Pemain Ekuador Pertama yang Juarai UCL
Willian Pacho (Foto: parisfans.fr)
Berita Liga Prancis: Bek tengah Paris Saint-Germain, Willian Pacho, bercerita tentang dampak menjadi pesepak bola Ekuador pertama yang menjuarai Liga Champions.
Willian Pacho bergabung dengan Paris Saint-Germain pada Agustus 2024 dan langsung meraih kesuksesan bersama Les Parisiens di musim pertamanya di ibu kota Prancis itu. Bek tengah itu membawa Rouge et Bleue meraih gelar Liga Champions di akhir musim, yang merupakan gelar pertama bagi klub dan juga dirinya.
Dalam wawancaranya dengan UEFA jelang laga babak 16 besar melawan Chelsea, Pacho mengungkapkan bahwa menjuari Liga Champions musim lalu adalah impiannya yang menjadi kenyataan.
"Itu adalah momen yang sangat berkesan. Saat masih kecil, saya tidak pernah membayangkan bisa menjuarai Liga Champions. Namun seiring waktu, saya mulai percaya bahwa itu mungkin, dan ketika itu terjadi, saya benar-benar merasa itu adalah impian yang menjadi kenyataan. Di atas segalanya, saya memikirkan orang-orang yang telah membantu saya untuk sampai di sana, seperti keluarga saya, Tuhan, dan semua rekan satu tim yang berbagi momen itu dengan saya," kata Pacho seperti dikutip laman resmi klub.
Pacho, yang tidak pernah absen dalam satu laga pun di Liga Champions musim lalu, bahkan menjadi pesepak bola Ekuador pertama yang mengangkat trofi UCL.
"Dampak yang paling besar bagi saya adalah melihat bahwa hal itu telah memberikan harapan kepada banyak orang di Ekuador. Banyak anak muda sekarang percaya bahwa mimpi semacam itu bisa terwujud di Eropa. Ketika saya pulang, sambutan yang saya terima luar biasa; saya tidak menyangka. Sungguh istimewa melihat betapa bangga dan gembiranya orang-orang," ujarnya.
Artikel Tag: Paris Saint-Germain, willian pacho