Uston Nawawi Matangkan Permainan Persebaya Surabaya di Masa Jeda
Caretaker Persebaya Surabaya, Uston Nawawi/foto dok Persebaya Surabaya
Sampai sejauh ini, Persebaya Surabaya memang belum memperkenalkan pelatih anyar pasca didepaknya Eduardo Perez dari kursi pelatih.
Uston Nawawi mengatakan, setelah pemain sempat diliburkan, fokus utamanya dalam beberapa hari ini adalah mengembalikan kebugaran skuad sebelum masuk ke fase taktikal.
"Ya, tentunya di beberapa hari ini kita akan mengembalikan kondisi pemain dulu. Setelah itu baru masuk ke preparation untuk menghadapi Borneo FC," ujarnya seperti dikutip dari laman resmi klub.
Menurutnya, bermain di kandang harus menjadi keuntungan tersendiri bagi Bajul Ijo. Meski begitu, Pesut Etam datang dengan status pemuncak klasemen sementara Super League musim 2025/2026.
Dia pun menilai bahwa tidak ada tim yang tak bisa dikalahkan, termasuk Borneo FC yang dalam dua laga terakhir juga menelan kekalahan.
"Kita tekankan ke pemain, tidak ada tim yang gak bisa dikalahkan. Dan terbukti, di dua pertandingan terakhir mereka kalah," jelasnya seperti dikutip dari laman resmi klub.
Tim pelatih telah mulai mengidentifikasi aspek-aspek penting dari permainan Borneo FC. Analisis tersebut selanjutnya akan diterjemahkan ke dalam skema latihan agar lebih mudah diaplikasikan pemain di lapangan.
Selain organisasi permainan, Uston Nawawi menambahkan, ada satu nama yang mendapat perhatian khusus. Pesut Etam memiliki salah satu top skor kompetisi yang menjadi ancaman serius bagi lini belakang Persebaya Surabaya, yakni Mariano Peralta.
"Di sisa waktu ini kita pelajari bersama rekan-rekan staf, lalu kita aplikasikan di latihan, ya tentunya ada beberapa yang harus diwaspadai, salah satunya top score mereka," pungkas Uston Nawawi.
Artikel Tag: Borneo FC, Persebaya Surabaya, uston nawawi, Super League