Tyrrell Hatton dan Ian Poulter Tolak Bergabung dengan LIV Golf 2.0
Tyrrell Hatton (kiri) dan Ian Poulter. (Foto: Golf Digest)
Pegolf Inggris Tyrrell Hatton dan Ian Poulter mengumumkan tidak akan bergabung dengan LIV Golf 2.0 pada Jumat (23/10), menambah daftar pemain ternama yang meninggalkan liga tersebut menjelang musim 2027.
Pegolf Irlandia Utara Tom McKibbin juga menyatakan akan kembali berkompetisi penuh waktu di DP World Tour.
Tyrrell Hatton, 35 tahun, mengumumkan keputusannya melalui Instagram. Ia bergabung dengan LIV Golf pada 2024 dan meraih satu kemenangan di LIV Nashville pada tahun yang sama.
Hatton juga menjadi bagian dari Legion XIII, tim yang dipimpin Jon Rahm dan menjuarai kompetisi beregu LIV Golf musim 2025.
"Saya ingin mengonfirmasi bahwa saya tidak akan menjadi bagian dari LIV 2.0," tulis Tyrrell Hatton. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diterimanya dan mengaku antusias menyambut babak baru dalam kariernya.
Sementara itu, Poulter, 50 tahun, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah berdiskusi dengan keluarga dan timnya.
Ia ingin mengurangi perjalanan internasional, menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, berfokus pada golf senior, serta mengejar minat lain di luar lapangan.
Poulter merupakan salah satu pemain pertama yang bergabung dengan LIV Golf sejak liga yang didukung Arab Saudi itu diluncurkan pada 2022.
Bersama Lee Westwood, ia termasuk pendukung paling vokal liga tersebut. Keduanya menjadi kapten bersama tim Inggris Majesticks GC pada musim 2026, yang finis di peringkat ke-12 dari 13 tim.
Ian Poulter mengaku bangga menjadi bagian dari kelompok pendiri LIV Golf, yang menurutnya membantu membawa golf kelas dunia ke berbagai negara, memperkenalkan olahraga tersebut kepada penonton baru, serta mengembangkan format pertandingan dan program sosial.
McKibbin, 23 tahun, juga mengumumkan keputusannya untuk kembali ke DP World Tour. Ia bergabung dengan Legion XIII pada 2025 setelah memenangi satu turnamen DP World Tour.
Pegolf yang menganggap Rory McIlroy sebagai mentor itu mengatakan keputusan bergabung dengan LIV sebelumnya tepat pada saat itu, tetapi kini ia menilai kembali ke DP World Tour akan membantunya mencapai target karier.
Keputusan ketiganya terjadi setelah Public Investment Fund Arab Saudi mengumumkan penghentian dukungan finansial terhadap LIV Golf.
CEO LIV Golf Scott O'Neil telah mengupayakan pendanaan baru ketika liga tersebut menjalani proses kebangkrutan Chapter 11.
LIV merencanakan 10 turnamen pada 2027, dengan lima di Amerika Serikat dan lima di luar negeri.
Hatton, Poulter, dan McKibbin menyusul Rahm, Sergio Garcia, David Puig, Abraham Ancer, Charles Howell III, Adrian Meronk, Louis Oosthuizen, serta Thomas Pieters yang juga tidak akan kembali.
Bryson DeChambeau, Cameron Smith, dan Joaquin Niemann belum mengumumkan keputusan mereka menjelang tenggat pendaftaran pada Minggu.
Keputusan Poulter juga berdampak pada rencana karier berikutnya. Ia kemungkinan harus menjalani masa penangguhan satu tahun sejak penampilan terakhirnya di LIV sebelum memenuhi syarat bermain di Champions Tour.
Selain itu, DP World Tour menyatakan tidak akan memberikan keanggotaan kepada pemain LIV untuk 2027, padahal status tersebut diperlukan Poulter jika ingin menjadi kapten atau wakil kapten tim Eropa di Ryder Cup mendatang.
Ian Poulter juga berencana membantu kedua putranya, Luke dan Joshua, mengembangkan karier golf mereka, sekaligus mengembangkan kanal YouTube The Postman.
Artikel Tag: tyrrell hatton, ian poulter, LIV Golf