Kanal

Toto Wolff Pesimistis Mercedes Bisa Akhiri Dominasi Red Bull di Musim Depan

Penulis: Ezi Yulia
28 Nov 2023, 04:00 WIB

Toto Wolff (Foto: planetf1.com)

Berita F1: Bos Mercedes Toto Wolff mengakui bahwa timnya harus menghadapi hadangan sebesar Gunung Everest untuk mengalahkan tim Red Bull yang dikomandoi Max Verstappen di musim depan.

Mercedes bertahan di posisi kedua dalam klasemen akhir konstruktor dengan susah payah, saat Verstappen mengakhiri musim paling dominan dalam sejarah Formula 1 (F1) dengan kemenangan di Grand Prix (GP) Abu Dhabi.

Pebalap asal Belanda ini meraih kemenangan ke-19 dari 22 balapan musim ini, finis 17 detik di depan rekan setimnya, Sergio Perez. Namun, untungnya bagi Mercedes, pebalap asal Meksiko ini turun ke posisi keempat setelah mendapat penalti lima detik akibat tabrakan dengan Lando Norris.

Pebalap Ferrari Charles Leclerc naik ke posisi kedua dan George Russell dari Mercedes berada di posisi ketiga. Lewis Hamilton berada di urutan kesembilan.

Seandainya Perez mengungguli Russell, maka Mercedes dan Ferrari akan mengumpulkan poin yang sama, namun Ferrari akan berada di urutan kedua dalam klasemen konstruktor berkat kemenangan Carlos Sainz di GP Singapura.

Namun setelah Perez dipenalti, Mercedes mengakhiri musim 2023 dengan unggul selisih tiga poin dari Ferrari dan berhak mendapatkan hadiah uang sebesar 105 juta poundsterling, sedangkan Ferrari mendapat 95 juta poundsterling.

Namun, ini menandai musim kedua berturut-turut tanpa kemenangan bagi Hamilton, catatan tanpa kemenangan Hamilton pun saat ini mencapai 45 balapan, dan musim tanpa kemenangan pertama Mercedes dalam belasan tahun.

Mereka finis dengan selisih 413 poin di belakang Red Bull, yang telah lama mengalihkan fokus mereka ke mesin tahun depan. Musim lalu, Mercedes tertinggal 244 poin dari sang juara dunia.

"Red Bull menang dengan selisih 17 detik hari ini, dan belum terkejar oleh mobil lain sejak Juli atau Agustus, jadi Anda bisa menebak di mana mereka akan berada tahun depan," ujar Toto Wolff dengan nada kecewa.

"Red Bull memulai regulasi baru pada 2022 dengan keuntungan besar dan mereka mampu mempertahankannya," imbuhnya.

"Kami sangat menghormati pencapaian mereka, dari sisi teknik dan pebalap, dan mengalahkan mereka di bawah regulasi saat ini adalah hal yang mustahil. Gunung Everest ada di depan mata," pungkasnya.

(aw)

Artikel Tag: Toto Wolff, Mercedes

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru