Kanal

WBC Akui Copot Gelar Shakur Stevenson karena Tunggakan Biaya $120 Ribu

Penulis: Hanif Rusli
13 Feb 2026, 20:13 WIB

Shakur Stevenson sebelumnya melontarkan kritik keras kepada WBC, menyebut badan tinju tersebut sebagai “penipu”. (Foto: Fight TV)

Petinju Amerika Serikat, Shakur Stevenson, kehilangan gelar kelas ringan versi World Boxing Council (WBC) hanya beberapa hari setelah merebut sabuk kelas welter junior WBO dari Teofimo Lopez.

Pencopotan gelar itu disebut berkaitan dengan tunggakan biaya pengesahan pertarungan (sanctioning fee) sebesar 120.000 dolar AS.

Shakur Stevenson sebelumnya melontarkan kritik keras kepada WBC, menyebut badan tinju tersebut sebagai “penipu”.

Ia mengklaim dirinya dicopot karena tidak membayar biaya sekitar 100.000 dolar AS — angka yang kemudian dikoreksi menjadi 120.000 dolar AS — terkait pertarungannya melawan Lopez.

Presiden WBC, Mauricio Sulaiman, kemudian memberikan klarifikasi versinya.

Menurut Sulaiman, manajemen Stevenson sempat menghubungi WBC melalui telepon untuk meminta agar laga melawan Lopez juga mempertaruhkan versi khusus sabuk WBC.

Permintaan itu, kata Sulaiman, diterima secara prinsip sesuai aturan yang memungkinkan juara di satu divisi menghadapi juara dari divisi lain.

Namun, WBC meminta agar kesepakatan tersebut dituangkan secara tertulis dan diformalkan.

Sulaiman menyebut hal itu tidak pernah terjadi meskipun pihaknya telah beberapa kali mencoba menindaklanjuti pembicaraan dengan tim Stevenson.

Karena tidak ada kesepakatan resmi yang tercapai, Stevenson tetap diwajibkan membayar biaya pengesahan sesuai regulasi organisasi.

Ketika pembayaran tidak dilakukan, WBC akhirnya mencopot status juaranya dan menyatakan sabuk kelas ringan tersebut kini dalam keadaan “lowong”.

“Ini situasi yang sangat disayangkan,” ujar Sulaiman. “Tetapi aturan sangat jelas di setiap organisasi. Ketika seorang juara bertanding, ia harus mematuhi regulasi, termasuk pembayaran biaya sanksi.”

Kasus serupa sebelumnya juga menimpa sahabat dekat Shakur Stevenson, Terence Crawford, yang juga kehilangan gelar setelah tidak membayar biaya pengesahan.

Kontroversi ini kembali memicu perdebatan mengenai transparansi dan besaran biaya yang dibebankan badan tinju dunia kepada para juara, terutama ketika pertarungan lintas divisi dan promosi besar terlibat.

Situasi ini menambah ketegangan hubungan antara Shakur Stevenson dan World Boxing Council, yang dipimpin Mauricio Sulaiman.

Sejumlah pengamat tinju menilai sengketa biaya seperti ini kerap muncul dalam pertarungan besar yang melibatkan juara dunia, termasuk duel Stevenson melawan Teofimo Lopez dan kasus sebelumnya dengan Terence Crawford.

Artikel Tag: WBC, Mauricio Sulaiman, Shakur Stevenson

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru