Tyson Fury Kecam Hasil Imbang Michael Gomez Melawan Louie O'Doherty
Agresivitas Michael Gomez (kanan), konsistensi serangan, serta efektivitasnya dalam pertarungan jarak dekat membuat banyak pihak menilai dia layak menang. (Foto: Fight TV)
Tyson Fury mengecam keputusan juri yang menghasilkan hasil imbang mayoritas dalam pertarungan Michael Gomez melawan Louie O'Doherty untuk memperebutkan gelar kelas ringan Inggris dan Persemakmuran, Sabtu (17/10).
Mantan juara dunia kelas berat dua kali itu menilai Gomez seharusnya keluar sebagai pemenang dalam duel yang berlangsung ketat tersebut.
Fury menyampaikan kritiknya melalui Instagram setelah menyaksikan pertandingan utama itu. Petinju asal Manchester tersebut mempertanyakan penilaian juri yang menggagalkan Michael Gomez merebut gelar dari O'Doherty.
"Saya baru saja menyaksikan pertarungan Gomez Jr. Dia hanya kalah dua ronde dan memenangi 10 ronde, tetapi mereka memberikan hasil imbang. Itu perampokan yang buruk," kata Fury.
"Bagaimana mungkin kalian memberikan hasil imbang? Kalian merampas gelarnya dari petinju itu. Tinju memang bermasalah. Kita tidak bisa menyerahkan semuanya kepada juri," ujarnya.
Fury saat ini tengah mempersiapkan pertarungan melawan Anthony Joshua yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Desember di Principality Stadium, Cardiff, Wales.
Duel tersebut akan menjadi laga utama dalam rangkaian pertandingan The Ring yang disiarkan melalui Netflix.
Di tengah persiapannya, Fury juga menyaksikan pertarungan ulang antara juara dunia kelas berat Organisasi Tinju Dunia (WBO), Daniel Dubois, dan Fabio Wardley.
Dubois menghentikan Wardley pada ronde kedua sebelum Fury memberikan komentarnya mengenai hasil duel Gomez dan O'Doherty.
Michael Gomez (23-2-1, delapan KO) sebelumnya mengalami kemunduran pada Februari 2025 ketika kalah melalui penghentian pada ronde ke-10 dalam perebutan gelar kelas bulu junior Inggris dan Persemakmuran melawan Reece Bellotti.
Setelah beristirahat selama 13 bulan, petinju berusia 29 tahun itu sempat mempertimbangkan pensiun.
Namun, dia akhirnya naik ke kelas ringan 135 pon dan mulai berlatih bersama Alex Rutter, pelatih muda yang berbasis di Manchester.
Perubahan tersebut membantunya membangun momentum. Gomez tampil agresif sejak awal menghadapi O'Doherty (12-0-1, tiga KO) dan mampu menekan lawannya hingga pertengahan pertandingan.
O'Doherty, petinju berusia 26 tahun asal Essex, kemudian bangkit pada paruh kedua laga dan berhasil merebut sejumlah ronde.
Meski demikian, agresivitas Gomez, konsistensi serangan, serta efektivitasnya dalam pertarungan jarak dekat membuat banyak pihak menilai dia layak menang.
Gomez sempat hendak meninggalkan ring dengan emosi setelah keputusan diumumkan. Namun, dia kemudian menenangkan diri dan menyampaikan kekecewaannya melalui Instagram pada Minggu.
Dia mengatakan hasil tersebut bukan yang diharapkan setelah menjalani persiapan selama 15 pekan. Gomez juga mengaku ingin menunjukkan kepada putrinya bahwa kerja keras dapat membuahkan hasil.
Meski kecewa, Michael Gomez memilih tidak menyalahkan siapa pun dan berencana mengambil jeda dari media sosial serta tinju untuk sementara waktu.
Artikel Tag: Tyson Fury