☰
Kanal
✕

Tim Lucas Bahdi Ajukan Protes atas Kekalahan dari Floyd Schofield

Penulis: Hanif Rusli
24 Okt 2026, 14:07 WIB

Pihak Lucas Bahdi menilai sejumlah kesalahan wasit memengaruhi hasil pertarungan 12 ronde yang berlangsung di Wintrust Arena, Chicago. (Foto: Fight TV)

Tim Lucas Bahdi secara resmi mengajukan protes atas kekalahan petinju asal Kanada tersebut dari Floyd Schofield dalam perebutan gelar juara dunia kelas ringan versi Asosiasi Tinju Dunia (WBA) pada 10 Oktober.

Pihak Bahdi menilai sejumlah kesalahan wasit memengaruhi hasil pertarungan 12 ronde yang berlangsung di Wintrust Arena, Chicago.

Most Valuable Promotions (MVP), perusahaan promotor yang menangani Bahdi, mengumumkan pengajuan protes tersebut pada Senin (19/10) malam.

Dalam pernyataannya, MVP menyebut rekaman video menunjukkan sejumlah kesalahan signifikan dalam kepemimpinan pertandingan yang berdampak langsung terhadap hasil akhir.

Meski tidak merinci seluruh keberatan dalam pengumuman tersebut, protes yang diajukan kepada Illinois Athletic Board setidaknya berkaitan dengan tiga insiden yang dinilai sebagai knockdown Schofield pada ronde ketiga, keenam, dan kesembilan.

“Peninjauan kami menunjukkan bahwa jika knockdown tersebut dinilai dan dihitung dengan benar, Lucas akan memenangi gelar juara dunia kelas ringan WBA melalui keputusan mayoritas,” demikian pernyataan MVP.

Pada akhir ronde ketiga, Schofield (20-0, 13 KO) terjatuh setelah menerima pukulan kanan ke tubuh dari Lucas Bahdi (20-1, 15 KO). Namun, wasit Benjamin Rodriguez tidak menghitung insiden tersebut sebagai knockdown.

Sebelumnya, Schofield sempat menjatuhkan Bahdi melalui pukulan hook kiri balasan yang membuat kepala lawannya melewati dua tali tengah ring.

Kali ini, wasit menghitungnya sebagai knockdown karena tali ring mencegah Bahdi terjatuh ke kanvas.

Kontroversi berikutnya terjadi pada ronde keenam. Pukulan kanan Bahdi sempat mengguncang Schofield, yang kemudian terjatuh ketika keduanya terlibat kontak saat Schofield berusaha memeluk lawannya.

Rodriguez menilai kejadian itu bukan knockdown, melainkan akibat posisi kedua petinju yang saling terjerat.

Pada ronde kesembilan, Bahdi kembali melancarkan pukulan kanan yang tampaknya membuat lutut kanan Schofield menyentuh kanvas ketika keduanya berdekatan. Namun, wasit tidak menganggapnya sebagai knockdown.

Sebaliknya, knockdown Lucas Bahdi yang dihitung pada ronde ke-11 terjadi setelah dia menginjak kaki kanan Schofield. Insiden tersebut membuat Schofield kehilangan keseimbangan dan jatuh ke samping.

Ketiga juri tetap memenangkan Schofield dengan skor 116-110, 119-108, dan 115-111.

Schofield, yang sebelumnya menempati peringkat pertama penantang WBA kelas ringan, merebut gelar yang lowong setelah gelar tersebut dicabut dari Gervonta Davis karena lama tidak aktif.

MVP meminta WBA meninjau bukti dan memerintahkan pertandingan ulang. Promotor itu menegaskan komitmennya memperjuangkan hasil yang adil bagi Bahdi.

WBA dapat memerintahkan duel ulang, tetapi kewenangan mengubah hasil resmi pertandingan berada pada Illinois Athletic Board sebagai badan regulator yang mengawasi laga tersebut.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru