Shakur Stevenson Diprediksi Menang Telak Jika Hadapi Manny Pacquiao
Shakur Stevenson
Berita Tinju - Shakur Stevenson kembali dikaitkan dengan pertarungan besar setelah belum memiliki jadwal pertandingan sejak bergabung dengan Zuffa Boxing pada Juli lalu. Kali ini, mantan juara dunia empat kelas tersebut disebut berpeluang menghadapi legenda tinju asal Filipina, Manny Pacquiao.
Stevenson terakhir kali bertanding pada Januari ketika menghadapi Teofimo Lopez di Madison Square Garden. Petinju kidal asal Newark itu tampil dominan sepanjang pertandingan dan mengamankan kemenangan angka mutlak untuk merebut gelar WBO kelas welter super.
Sejak saat itu, berbagai nama mulai dikaitkan sebagai calon lawan Stevenson. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Pacquiao, satu satunya petinju dalam sejarah yang pernah menjadi juara dunia di delapan kelas berbeda.
Pacquiao sendiri berusia 47 tahun dan masih membuka peluang untuk kembali bertanding. Ia sebelumnya dijadwalkan menghadapi Floyd Mayweather dalam pertandingan ulang, tetapi negosiasi kedua pihak kembali mengalami kendala sehingga rencana tersebut belum memiliki tanggal baru.
Jika duel Pacquiao dan Stevenson benar benar terjadi, Kenny Ellis tidak melihat pertarungan tersebut berlangsung ketat. Pelatih yang merupakan bagian dari tim Gervonta Davis itu justru yakin Stevenson mampu mengontrol pertandingan selama 12 ronde.
“Saya pikir jika Shakur melawan Manny Pacquiao, Shakur akan menang melalui keputusan mutlak,” ujar Ellis kepada MillCity Boxing.
Ellis bahkan memprediksi Stevenson akan mampu mendominasi Pacquiao dengan kemampuan bertinjunya.
“Ya, dengan mudah. Dia akan benar benar mengunggulinya dalam bertinju selama 12 ronde,” lanjutnya.
Menurut Ellis, perbedaan usia akan menjadi faktor penting. Ia tidak melihat Pacquiao mampu memberikan perlawanan yang lebih berat dibandingkan Lopez ketika menghadapi Stevenson.
“Tinju tidak bisa diprediksi dan apa pun bisa terjadi. Namun, jika melihat perbedaan usia dan faktor waktu, saya tidak melihat Pacquiao akan memberikan masalah lebih besar dibandingkan Teofimo Lopez,” kata Ellis.
Meski demikian, Ellis tidak memprediksi Stevenson akan mengambil risiko untuk mencari kemenangan KO. Menurutnya, gaya bertinju Stevenson akan lebih mengutamakan kontrol pertandingan dan menghindari pertukaran pukulan yang tidak perlu.
“Saya tidak melihat dia mengambil risiko untuk mencoba menghentikannya karena itu terlalu berbahaya,” ujarnya.
Selain Pacquiao, Stevenson juga dikaitkan dengan sejumlah petinju lain, termasuk juara WBA kelas welter super Gary Antuanne Russell dan Raymond Muratalla yang baru naik ke kelas 140 pound.
Sementara itu, peluang Shakur Stevenson menghadapi Gervonta Davis masih terbuka. Namun, Davis saat ini belum memiliki jadwal pertandingan dan kemungkinan baru kembali bertanding pada 2027.
Artikel Tag: Manny Pacquiao, Kelas Welter Super, Shakur Stevenson