Ryan Garcia Nilai Kemenangan atas Mario Barrios Bukan Penampilan Terbaik
Ryan Garcia (kanan) berulang kali mendaratkan pukulan bersih dan membuat Mario Barrios kesulitan mengembangkan permainan. (Foto: Fight TV)
Ryan Garcia tampil dominan saat mengalahkan Mario Barrios dan merebut gelar juara dunia kelas welter versi WBC.
Namun, Garcia menegaskan kemenangan tersebut bukanlah penampilan terbaik sepanjang kariernya.
Ryan Garcia menang angka mutlak dalam laga utama “The Ring: High Stakes” yang digelar di T-Mobile Arena dan disiarkan melalui DAZN pay-per-view.
Hasil itu sekaligus menjadi gelar dunia pertama dalam karier profesionalnya serta kemenangan pertamanya sejak 2023.
Meski begitu, petinju asal California berusia 27 tahun itu mengaku masih menempatkan kemenangan atas Luke Campbell sebagai performa paling berkesan.
Dalam duel tahun 2021 tersebut, Ryan Garcia sempat terjatuh sebelum bangkit dan menghentikan Campbell lewat pukulan hook kiri ke arah tubuh pada ronde ketujuh.
“Saya akan selalu mencintai pertarungan melawan Luke Campbell,” ujar Garcia dalam konferensi pers usai laga. “Itu pertarungan yang selalu ada di hati saya karena saya harus melewatinya dengan kondisi sempat jatuh dan goyah. Kemenangan atas Barrios ini adalah penampilan saya yang paling matang, tapi bukan yang terbaik.”
Berbeda dengan duel kontra Campbell yang penuh drama, Garcia tidak menghadapi tekanan berarti saat melawan Barrios (29-3-2, 18 KO).
Ia langsung mengambil kendali sejak awal laga dengan menjatuhkan Barrios hanya 23 detik setelah bel pertama berbunyi melalui pukulan overhand kanan.
Keunggulan kecepatan dan kekuatan Garcia terlihat jelas sepanjang pertarungan.
Ia berulang kali mendaratkan pukulan bersih dan membuat Barrios kesulitan mengembangkan permainan.
Pada ronde kelima, Garcia sempat mengguncang lawannya dua kali, meski gagal mengakhiri laga lebih cepat.
Garcia mengungkapkan sempat mengalami cedera pada tangan kanannya di ronde keenam atau ketujuh. Meski demikian, ia tetap mampu mengontrol jalannya pertandingan hingga ronde terakhir.
“Kecepatan saya sangat tepat. Jab saya juga bekerja dengan baik. Banyak hal berjalan sesuai rencana seperti saat latihan,” kata Garcia. “Saya sadar saya memang lebih cepat dari siapa pun. Saat kondisi prima, saya benar-benar sangat cepat.”
Statistik CompuBox menunjukkan dominasi Garcia dengan keunggulan 185 berbanding 106 dalam total pukulan yang mendarat.
Untuk pukulan keras, ia unggul 103 berbanding 43. Ketiga juri memberikan kemenangan telak bagi Garcia dengan skor 120-107, 119-108, dan 118-109.
Kemenangan ini mempertegas status Ryan Garcia sebagai salah satu bintang terbesar di divisi welter.
Namun baginya, performa paling istimewa tetaplah momen kebangkitannya saat menghadapi Campbell lima tahun lalu.
Artikel Tag: Luke Campbell, Ryan Garcia, Mario Barrios