Roy Jones Jr Ragukan Peluang Gervonta Davis Lawan Shakur Stevenson
Gervonta Davis dan Shakur Stevenson
Berita Tinju - Legenda tinju dunia, Roy Jones Jr, memberikan pandangannya mengenai potensi duel antara Gervonta Davis dan Shakur Stevenson, dua petinju Amerika Serikat yang sejak lama disebut sebagai kandidat lawan ideal di divisi ringan.
Meski hingga kini pertarungan tersebut belum terealisasi, Jones meyakini duel itu akan menjadi ujian yang sangat berat bagi Davis. Menurutnya, Stevenson memiliki keunggulan teknik dan pergerakan kaki yang sulit diimbangi jika lawannya bermain aman.
"Tank harus berani mengambil banyak risiko untuk bisa mengalahkan Shakur, karena Shakur akan terus bergerak dengan permainan kakinya," ujar Jones kepada FightHype.
Ia menilai Davis tidak bisa mengandalkan kemampuan bertinju konvensional jika ingin meraih kemenangan.
"Kalau Anda hanya mencoba bertinju biasa, Anda tidak akan bisa mengalahkannya. Teofimo Lopez sudah merasakan sendiri hal itu. Anda harus berani berjudi untuk memotong pergerakannya," lanjut Jones.
Menurut Jones, Stevenson sangat nyaman bertarung sambil bergerak mundur. Dengan footwork yang rapi serta kemampuan membaca serangan lawan, juara dunia empat divisi itu dinilai mampu mengontrol ritme pertandingan tanpa harus terlibat pertukaran pukulan terbuka.
Pendapat Jones cukup beralasan. Pada Januari lalu, Shakur Stevenson tampil impresif saat mengalahkan Teofimo Lopez melalui kemenangan angka mutlak untuk merebut gelar WBO kelas welter junior. Penampilan tersebut semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu petinju dengan kemampuan teknis terbaik di dunia saat ini.
Di sisi lain, masa depan Gervonta Davis masih menjadi tanda tanya. Petinju berjuluk Tank itu belum kembali naik ring sejak hasil imbang kontroversial melawan Lamont Roach pada Maret 2025 dalam perebutan gelar WBA kelas ringan. Banyak pengamat menilai Roach sebenarnya layak dinyatakan sebagai pemenang dalam pertarungan tersebut.
Rencana pertandingan ulang sempat mencuat, namun Davis kemudian dikaitkan dengan laga ekshibisi melawan Jake Paul. Pertarungan itu akhirnya batal digelar setelah Davis menghadapi persoalan hukum terkait dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga.
Akibat situasi tersebut, status Davis sebagai juara dunia WBA diubah menjadi champion in recess. Meski demikian, petinju berusia 31 tahun itu diperkirakan akan kembali bertarung sebelum akhir tahun.
Apabila duel melawan Shakur Stevenson benar benar terwujud, banyak pengamat memprediksi pertarungan akan mempertemukan kekuatan pukulan eksplosif milik Gervonta Davis dengan kemampuan teknik, kecepatan, serta kecerdasan bertarung Stevenson. Roy Jones Jr pun menegaskan bahwa Davis harus keluar dari zona nyamannya jika ingin memiliki peluang mengakhiri dominasi sang rival.
Artikel Tag: WBA, Kelas Ringan, kelas welter, Gervonta Davis, Roy Jones Jr, Shakur Stevenson