Kanal

O'Shaquie Foster Tantang Shakur Stevenson Untuk Tepati Ucapannya

Penulis: Hanif Rusli
10 Jun 2026, 08:26 WIB

O'Shaquie Foster (kiri) dan Shakur Stevenson terlibat adu mulut panas di tengah ring sebelum akhirnya dipisahkan oleh petugas keamanan. (Foto: Fight TV)

Perseteruan antara O'Shaquie Foster dan Shakur Stevenson semakin memanas setelah konfrontasi keduanya seusai pertarungan dua pekan lalu.

Foster kini secara terbuka menantang Stevenson untuk membuktikan ucapannya dengan menerima pertarungan tanpa syarat tambahan.

Ketegangan antara kedua petinju tersebut mencuat setelah O'Shaquie Foster berhasil mempertahankan gelar juara dunia WBC kelas ringan junior (130 pon) saat menghadapi Raymond Ford pada akhir Mei.

Sesaat setelah hasil pertandingan diumumkan, Stevenson yang hadir di arena langsung naik ke atas ring dan berhadapan dengan sang juara.

Keduanya terlibat adu mulut panas di tengah ring sebelum akhirnya dipisahkan oleh petugas keamanan.

Insiden tersebut menjadi salah satu momen yang paling banyak dibicarakan usai acara dan semakin memperkuat spekulasi mengenai kemungkinan pertarungan besar antara mereka.

Dalam wawancara dengan The Ring, O'Shaquie Foster mengungkapkan bahwa dirinya ingin mengajarkan Stevenson untuk bertanggung jawab atas setiap pernyataan yang dilontarkannya.

“Dia seperti orang yang terlalu emosional. Tidak ada yang benar-benar mengajarinya bagaimana menjadi pria dan menepati kata-katanya, jadi saya mencoba mengajarinya sekarang dengan menunjukkan bagaimana cara berdiri di atas ucapan sendiri dan langsung menghadapi tantangan,” kata Foster.

Petinju berusia 31 tahun itu juga menegaskan bahwa dirinya tidak membutuhkan syarat khusus untuk menerima pertarungan melawan Stevenson.

O'Shaquie Foster menyinggung isu klausul rehidrasi yang belakangan menjadi perdebatan dalam beberapa negosiasi pertarungan besar.

Menurutnya, duel melawan Stevenson seharusnya dapat terlaksana secara sederhana tanpa ketentuan tambahan yang dianggap dapat memengaruhi salah satu pihak.

“Saya tidak membutuhkan semua itu. Kami bisa bertindak sebagai pria sejati, memenuhi batas berat badan, lalu bertarung,” ujar Foster.

Foster saat ini memiliki rekor profesional 25 kemenangan dan tiga kekalahan, dengan 12 kemenangan diraih melalui knockout.

Kemenangan atas Raymond Ford menjadi salah satu hasil penting dalam upayanya mempertahankan posisi di puncak divisi kelas ringan junior.

Sementara itu, Stevenson masih mempertahankan rekor sempurna dengan 25 kemenangan tanpa kekalahan.

Petinju asal Newark tersebut telah lama dianggap sebagai salah satu talenta terbaik dalam dunia tinju dan terus dikaitkan dengan sejumlah pertarungan besar melawan juara di berbagai divisi.

Kehadiran Stevenson pada laga Foster melawan Ford sebenarnya dilakukan untuk memberikan dukungan kepada Ford. Namun, situasi berubah setelah pertarungan berakhir ketika Stevenson memilih masuk ke ring dan berhadapan langsung dengan Foster.

Adu mulut yang terjadi semakin memperjelas bahwa hubungan keduanya kini berada pada titik paling panas.

Meski belum ada pembicaraan resmi mengenai pertarungan antara Foster dan Stevenson, ketegangan yang terus meningkat diyakini dapat mendorong kedua kubu untuk mulai mempertimbangkan duel tersebut.

Jika kesepakatan berhasil dicapai, pertarungan antara Foster dan Stevenson berpotensi menjadi salah satu laga paling menarik di kelas ringan junior dalam beberapa waktu mendatang.

Untuk saat ini, perang pernyataan di luar ring masih menjadi bagian utama dari rivalitas keduanya.

Artikel Tag: Shakur Stevenson, Raymond Ford, O'Shaquie Foster

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru