Kanal

Jelang Comeback, Rekor Gervonta Davis Diperdebatkan De La Hoya

Penulis: Abdi Ardiansyah
13 Jun 2026, 15:56 WIB

Gervonta Davis

Berita Tinju : Oscar De La Hoya melontarkan kritik tajam terhadap hasil pertarungan Gervonta Davis melawan Lamont Roach yang berakhir imbang pada Maret 2025. Menurut promotor Golden Boy tersebut, Davis semestinya mencatat kekalahan pertama dalam karier profesionalnya dari duel itu.

Komentar De La Hoya muncul di tengah kabar bahwa Davis tengah bernegosiasi untuk menghadapi Floyd Schofield Jr dalam perebutan gelar kelas ringan WBA. Pertarungan tersebut berpotensi menjadi laga comeback bagi petinju asal Amerika Serikat itu setelah cukup lama tidak tampil.

Saat ini Davis berstatus sebagai champion in recess WBA di kelas ringan. Status tersebut diberikan karena minimnya aktivitas bertanding, ditambah berbagai persoalan di luar ring yang membuat kariernya sempat terhambat.

Meski demikian, kemampuan Davis sebagai salah satu bintang terbesar tinju dunia masih belum diragukan. Petinju berusia 31 tahun itu dikenal memiliki rekor impresif dengan deretan kemenangan knockout atas nama nama besar seperti Ryan Garcia, Frank Martin, Leo Santa Cruz, dan Rolando Romero.

Namun bagi De La Hoya, catatan tak terkalahkan Davis seharusnya sudah berakhir ketika menghadapi Lamont Roach. Dalam pertarungan tersebut terjadi momen kontroversial pada ronde kesembilan ketika Davis terlihat menyentuh kanvas setelah menerima pukulan lawannya. Meski demikian, wasit Steve Willis memutuskan tidak menghitung kejadian itu sebagai knockdown.

Keputusan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat laga berakhir imbang dan memicu perdebatan luas di kalangan penggemar maupun pengamat tinju.

"Roach adalah petinju yang sangat bagus. Saya melihat dia datang dari serangkaian hasil luar biasa. Saya menyebutnya kemenangan karena menurut saya dia benar benar mengalahkan Tank Davis. Dia juga tampil sangat baik saat menghadapi Pitbull Cruz," kata De La Hoya kepada Fight Hub TV.

De La Hoya bahkan menilai Roach layak dianggap meraih dua kemenangan beruntun setelah sebelumnya juga tampil impresif saat menghadapi Isaac "Pitbull" Cruz pada akhir 2024.

Sementara itu, negosiasi antara kubu Davis dan Floyd Schofield Jr terus berlangsung. Jika kedua pihak gagal mencapai kesepakatan dalam batas waktu yang ditentukan WBA, proses penentuan pertarungan akan dilanjutkan melalui mekanisme purse bid.

Apabila duel tersebut akhirnya terwujud, Gervonta Davis akan memiliki kesempatan untuk membungkam kritik sekaligus membuktikan bahwa dirinya masih layak disebut sebagai salah satu petinju terbaik di divisi kelas ringan.

Artikel Tag: Kelas Ringan, oscar de la hoya, Gervonta Davis

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru