Jamaine Ortiz Siap Curi Perhatian Saat Hadapi Keyshawn Davis di New York
Jamaine Ortiz mengaku telah lama memimpikan kesempatan tampil di kartu besar dengan sorotan global. (Foto: Fight TV)
Kesempatan besar untuk menegaskan diri sebagai salah satu petinju terbaik di kelas 140 pound kini terbentang di depan Jamaine Ortiz.
Petinju asal Worcester, Massachusetts itu siap tampil habis-habisan saat menghadapi mantan juara dunia kelas ringan WBO, Keyshawn Davis, dalam partai pendukung utama ajang bergengsi The Ring 6 pada 31 Januari di Madison Square Garden, New York, yang disiarkan langsung oleh DAZN.
Laga Ortiz vs Davis akan berada tepat di bawah partai utama antara juara dunia Ring dan WBO kelas 140 pound Teofimo Lopez melawan juara tiga divisi Shakur Stevenson.
Bagi Ortiz, momen ini adalah panggung sempurna untuk menunjukkan bahwa namanya pantas disejajarkan dengan para elite di salah satu divisi terpanas dunia tinju saat ini.
Jamaine Ortiz mengaku telah lama memimpikan kesempatan tampil di kartu besar dengan sorotan global.
Ia merasa bersyukur sekaligus bersemangat karena akhirnya bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan dunia.
Menurutnya, inilah waktu yang tepat untuk membuktikan kualitasnya sebagai petinju papan atas.
Petinju berusia 29 tahun dengan rekor 20 kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang itu tengah berada dalam tren positif.
Ia mencatat tiga kemenangan beruntun sejak kalah angka mutlak dari Teofimo Lopez dalam perebutan gelar dunia pada 2024.
Dalam laga terakhirnya, Jamaine Ortiz menang TKO ronde ketiga atas Ambiorix Bautista pada Agustus lalu, meski harus menghadapi lawan pengganti dadakan setelah Steve Claggett mundur karena cedera.
Satu-satunya kekalahan lain dalam karier Ortiz terjadi saat ia menghadapi legenda hidup Vasiliy Lomachenko pada 2022.
Di sisi lain, Keyshawn Davis datang dengan status petinju tak terkalahkan dan akan menjalani debutnya di kelas junior welterweight.
Davis sebelumnya merebut sabuk juara WBO kelas ringan dengan menghentikan Denys Berinchyk, namun kehilangan gelar tersebut di luar ring setelah gagal memenuhi batas berat badan pada laga berikutnya.
Jamaine Ortiz menilai Davis sebagai lawan berkualitas dengan pengalaman amatir yang luar biasa.
Namun, ia menegaskan bahwa di level tertinggi, menghadapi petarung tangguh adalah sebuah keharusan bagi siapa pun yang ingin menjadi hebat.
Dengan taruhannya yang besar bagi kedua petinju, Ortiz yakin duel ini akan berlangsung sengit dan menjadi pertarungan yang paling dibicarakan setelah malam 31 Januari berlalu.
Artikel Tag: Jamaine Ortiz, Keyshawn Davis, Tinju, Petinju, boxing, Worcester, Amerika Serikat, Kelas Ringan, lightweight, madison square garden, MSG, New York, Teofimo Lopez, Shakur Stevenson, Steve Claggett, vasiliy lomachenko, Kelas Welter Junior, WBO, Denys Berinchyk