Golden Boy Promotions Tuding Zuffa Boxing Ganggu Kontrak Ryan Garcia
Ryan Garcia (kiri) dan pendiri Golden Boy Promotions, Oscar De La Hoya. (Foto: Fight TV)
Golden Boy Promotions mengirimkan surat penghentian dan larangan (cease and desist) kepada Zuffa Boxing serta TKO Group terkait dugaan campur tangan terhadap petinju mereka, juara dunia WBC Ryan Garcia.
Dalam surat yang salinannya diperoleh ESPN, Golden Boy menuduh Zuffa Boxing secara aktif menjalin komunikasi dengan Ryan Garcia untuk mewujudkan pertarungan melawan Conor Benn tanpa persetujuan dari pihak promotor yang masih memiliki hak atas petinju tersebut.
Golden Boy menyatakan Zuffa Boxing berencana mengumumkan duel Garcia kontra Benn pada 12 September 2026. Pertandingan itu disebut akan dipromosikan oleh Zuffa Boxing dan disiarkan melalui Paramount+.
"Hal tersebut merupakan pelanggaran langsung terhadap hak Golden Boy dan DAZN. Golden Boy tidak pernah memberikan persetujuan ataupun menyepakati syarat apa pun terkait pertarungan tersebut," demikian isi surat tersebut.
Belakangan, Ryan Garcia memang secara terbuka menyuarakan keinginannya menghadapi Benn.
Bahkan, juara dunia WBC itu sempat tampil dalam acara The Tonight Show Starring Jimmy Fallon bulan lalu dan menyatakan bahwa pertarungan tersebut akan digelar pada 12 September di Las Vegas.
Di sisi lain, pendiri Zuffa Boxing sekaligus CEO UFC Dana White sebelumnya juga mengisyaratkan akan segera mengumumkan sejumlah agenda besar.
Salah satunya diduga berkaitan dengan rencana duel Garcia melawan Benn.
Namun, sejumlah sumber yang dikutip ESPN menyebut hingga saat Ryan Garcia tampil di acara televisi tersebut belum ada kontrak yang ditandatangani maupun pembahasan resmi mengenai kesepakatan pertandingan.
Ketua sekaligus CEO Golden Boy Promotions, Oscar De La Hoya, menegaskan bahwa pihaknya tidak menolak kemungkinan duel Garcia melawan Benn.
Namun, seluruh proses harus tetap menghormati hak-hak kontraktual yang berlaku.
"Saya sudah berkali-kali mengatakan bahwa saya bersedia bekerja sama dengan siapa pun, termasuk Dana White dan Zuffa Boxing, untuk menghadirkan pertarungan terbesar. Rekam jejak saya sudah membuktikannya," kata De La Hoya kepada ESPN.
"Jika Ryan ingin menghadapi Conor Benn, maka sebagai promotornya saya akan melakukan segala cara agar pertarungan itu bisa terwujud. Namun faktanya, Golden Boy memiliki hak co-promotor atas seluruh pertarungan Ryan, dan hingga saat ini kami sama sekali tidak dilibatkan dalam pembicaraan mengenai acara tersebut."
De La Hoya juga menekankan bahwa investasi DAZN terhadap karier Garcia harus dihormati sesuai kesepakatan yang telah berlaku.
"Pertarungan itu bisa saja terjadi, tetapi harus dilakukan dengan cara yang benar dan melibatkan seluruh pihak yang berkepentingan," ujarnya.
Dalam surat tersebut, Golden Boy juga menegaskan bahwa perusahaan milik Garcia, King Ryan Enterprises, tidak memiliki kewenangan membuat kesepakatan pertandingan tanpa persetujuan Golden Boy Promotions.
Selain itu, kontrak yang berlaku mengharuskan seluruh pertarungan profesional Garcia disiarkan melalui DAZN.
Golden Boy menyatakan hingga kini mereka belum menerima informasi mengenai syarat-syarat pertarungan yang direncanakan maupun dilibatkan dalam proses negosiasi.
Karena itu, jika duel Garcia melawan Benn tetap diumumkan tanpa persetujuan mereka, langkah tersebut dinilai melanggar kewajiban kontrak Garcia, termasuk hak siar eksklusif yang dimiliki DAZN.
Sementara itu, perwakilan Zuffa Boxing belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar yang diajukan ESPN hingga berita ini diterbitkan.
Artikel Tag: Golden Boy Promotions, Ryan Garcia