Kanal

Floyd Mayweather Jr Gugat Showtime, Klaim Kerugian Hingga Sekitar $340 Juta

Penulis: Hanif Rusli
06 Feb 2026, 11:21 WIB

Floyd Mayweather Jr menilai Showtime dan Espinoza turut berperan dalam dugaan pelanggaran yang dilakukan mantan penasihat lamanya, Al Haymon. (Foto: Fight TV)

Legenda tinju dunia Floyd Mayweather Jr kembali menjadi sorotan, kali ini bukan karena aksi di atas ring, melainkan karena langkah hukum besar yang ia tempuh.

Petinju yang pensiun dengan rekor sempurna 50-0 tersebut dilaporkan menggugat jaringan televisi Showtime serta mantan Presiden Showtime Sports, Stephen Espinoza, atas dugaan penyelewengan dana bernilai sekitar 340 juta dolar AS atau setara lebih dari Rp5,3 triliun.

Menurut laporan yang beredar, gugatan tersebut diajukan di pengadilan California.

Mayweather menuduh mantan penasihat lamanya, Al Haymon, telah menyalahgunakan sebagian besar pendapatan kariernya.

Ia juga menilai Showtime dan Espinoza turut berperan dalam dugaan pelanggaran tersebut, meskipun Haymon sendiri tidak tercantum sebagai tergugat dalam dokumen hukum.

Dalam gugatan itu, Floyd Mayweather Jr menuding pihak tergugat melakukan pelanggaran kepercayaan, konspirasi sipil untuk melakukan penipuan, penggelapan, serta memperkaya diri secara tidak sah.

Selain menuntut pengembalian dana ratusan juta dolar yang disebut hilang dan tidak dapat dipertanggungjawabkan, Mayweather juga mengajukan tuntutan ganti rugi tambahan sebagai hukuman.

Mayweather mengklaim bahwa pembayaran yang seharusnya diterimanya justru dialihkan ke rekening yang dikendalikan oleh Haymon.

Ia juga menyebut bahwa upaya dirinya dan tim manajemen baru untuk memeriksa laporan keuangan Showtime tidak membuahkan hasil, karena jaringan televisi tersebut mengaku data penting telah hilang akibat banjir.

Kuasa hukum Floyd Mayweather Jr menegaskan bahwa kliennya merupakan salah satu bintang terbesar dalam sejarah tinju bayar-per-tayang (pay-per-view) yang telah menghasilkan pendapatan ratusan juta dolar bagi Showtime.

Ia menyatakan bahwa Mayweather kini siap memperjuangkan haknya melalui jalur hukum, sama seperti konsistensinya mempertahankan rekor tak terkalahkan selama karier profesionalnya.

Selama periode 2013 hingga 2017, tujuh pertarungan terakhir Mayweather digelar melalui layanan pay-per-view Showtime, termasuk duel melawan nama besar seperti Canelo Alvarez, Manny Pacquiao, hingga Conor McGregor.

Sebelumnya, Mayweather dikenal memiliki hubungan profesional yang erat dengan Haymon dan bahkan pernah memuji integritas penasihat tersebut di depan publik.

Saat ini, Showtime Sports sendiri telah menghentikan operasinya sejak Desember 2023, bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan Espinoza.

Hingga kini, Espinoza belum memberikan komentar resmi karena mengaku belum menerima salinan akhir gugatan tersebut, sementara Haymon dikenal jarang berbicara kepada media.

Di tengah kasus hukum ini, Floyd Mayweather Jr yang akan berusia 49 tahun masih dikaitkan dengan beberapa laga ekshibisi, termasuk potensi duel melawan Mike Tyson dan Manny Pacquiao.

Artikel Tag: Floyd Mayweather Jr, Mike Tyson, Showtime

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru